Pematangsiantar, Sinata.id – Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Pematangsiantar, Haidar Alvin, belum memberikan penjelasan rinci terkait dugaan makanan basi dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah Trisakti dan Tridarma beberapa waktu lalu.
Saat dikonfirmasi pada Senin (25/5/2026), Haidar enggan menyebutkan pihak penyedia MBG untuk kedua sekolah tersebut. Ia mengaku sedang cuti dan menyatakan bahwa persoalan tersebut telah ditangani sesuai prosedur yang berlaku.
“Itu sudah kami lakukan sesuai prosedur. Yang berwenang melakukan penindakan adalah pihak pusat, sedangkan koordinator hanya membuat laporan,” ujarnya melalui pesan singkat.
Sementara itu, salah seorang siswa di sekolah tersebut membenarkan bahwa makanan yang diterima dalam program MBG diduga sudah tidak layak konsumsi.
Menurutnya, makanan biasanya dibagikan sekitar pukul 12.00 WIB. Namun, pada saat kejadian, makanan tidak dimakan karena diduga sudah basi.
“Kami menerima MBG seperti biasa, tetapi makanan itu tidak kami makan karena kondisinya sudah basi,” ujar siswa tersebut.
Hingga kini belum ada keterangan resmi terkait penyebab makanan diduga basi tersebut maupun langkah evaluasi terhadap penyedia layanan MBG di sekolah terkait. (SN14)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini