Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 20 Mei 2026 |18:50 WIB |Volume: 0.5K • 2.6K • 0.5K • 0.5K • 0.2K DMI • FOB PALOPO • DMI • DMI • LOCO PARINDU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
- 11010 (MNA) - 15150 WD
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi status WD. Tender DMI mencatat CTR di level 15.500 dengan bidder IMT, IBP, dan PAA. Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder. Tender LOCO PARINDU mencatat penawaran MNA di level 11.010 dengan CTR 15.150.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Hukum & Peristiwa

Polisi Razia THM High Pass Medan, Empat Pengunjung Positif Narkotika Diamankan

polisi razia thm high pass medan, empat pengunjung positif narkotika diamankan
Razia gabungan Polda Sumut dan POM TNI di salah satu tempat hiburan malam di Kota Medan. (istimewa)

Medan, Sinata.id – Polda Sumatera Utara (Sumut) menggelar razia di sejumlah tempat hiburan malam (THM) di Kota Medan, Minggu (24/5/2026) malam hingga Senin (25/5/2026) dini hari.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan empat pengunjung yang hasil tes urinenya dinyatakan positif narkotika.

Advertisement

Razia berlangsung mulai pukul 22.00 WIB hingga 02.00 WIB dan melibatkan personel gabungan Polda Sumut bersama Polisi Militer TNI.

Dua lokasi yang menjadi sasaran operasi yakni HW Helen’s Night Mart di Jalan Setia Budi, Kecamatan Medan Sunggal, serta High Pass di .

Pemeriksaan Ketat di Tempat Hiburan Malam

Sebelum bergerak ke lokasi, seluruh personel menerima arahan di halaman Kantor Ditresnarkoba Polda Sumut terkait pola pelaksanaan razia dan langkah antisipasi di lapangan.

Baca Juga  Terungkap! Ketua Yayasan dan Kepsek Daycare Jogja Perintahkan Bayi Diikat, 13 Tersangka Ditahan

Di lokasi pertama, petugas melakukan pemeriksaan identitas pengunjung, pengecekan barang bawaan, hingga penyisiran area tempat hiburan malam.

Selain itu, tes urine secara acak juga dilakukan terhadap sejumlah pengunjung. Namun, dari hasil pemeriksaan di lokasi tersebut, polisi tidak menemukan narkotika maupun pengunjung yang terindikasi positif menggunakan narkoba.

Usai melakukan pemeriksaan di lokasi pertama, petugas melanjutkan razia ke High Pass di kawasan Medan Tuntungan.

Saat petugas tiba, situasi sempat memanas karena sejumlah pengunjung diduga panik dan mencoba melarikan diri melalui pintu belakang tempat hiburan malam.

Petugas kemudian melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan beberapa orang yang mencoba kabur sebelum menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga  Pendaki Hilang 24 Hari di Bukit Mongkrang Karanganyar Ditemukan Meninggal

Tim kembali melakukan pengecekan identitas, pemeriksaan barang bawaan, penyisiran lokasi, serta tes urine secara acak terhadap sejumlah pengunjung.

Dari hasil pemeriksaan, polisi tidak menemukan barang bukti narkotika di lokasi. Namun, hasil tes urine menunjukkan empat pengunjung yang terdiri dari tiga pria dan satu perempuan positif menggunakan narkotika.

Keempatnya langsung diamankan dan dibawa ke Kantor Ditresnarkoba Polda Sumut guna menjalani pemeriksaan lanjutan.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, mengatakan razia tersebut merupakan bagian dari langkah preventif dan penegakan hukum dalam memutus mata rantai penyalahgunaan narkotika, khususnya di lingkungan tempat hiburan malam.

“Polda Sumut bersama unsur TNI terus berkomitmen melakukan pengawasan dan penindakan terhadap segala bentuk penyalahgunaan narkotika. Tempat hiburan malam menjadi salah satu fokus pengawasan demi menciptakan ruang publik yang aman dan sehat,” ujarnya, Senin (25/5/2026).

Baca Juga  Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Yogyakarta, Getaran Terasa Hingga Sekitar DIY

Ia menegaskan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala guna mempersempit ruang gerak pelaku maupun pengguna narkotika.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba. Pencegahan tidak bisa dilakukan aparat penegak hukum saja, tetapi membutuhkan peran aktif semua pihak,” pungkasnya. (SN22)

 

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini