Info Market CPO
πŸ—“ Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.3K β€’ 0.2K β€’DMI β€’ LOCO NGABANG β€’ LOCO PARINDU β€’ LOCO KEMBAYAN β€’ LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K Β· LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K Β· LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Nasional

Pernyataan Bahlil Soal Stok BBM Merupkan Keterbukaan Pemerintah ke Publik

pernyataan bahlil soal stok bbm merupkan keterbukaan pemerintah ke publik
Rahmat Gobel

Surabaya, Sinata.id – Anggota Komisi VI DPR RI, Rahmat Gobel, menilai pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengenai cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional yang hanya cukup untuk 21 hari merupakan bentuk keterbukaan pemerintah kepada masyarakat.

Menurut Gobel, transparansi terkait kondisi energi nasional penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus menjadi momentum pembelajaran bersama.

Advertisement

Baca juga: Bansos Rp878 Miliar Digelontorkan untuk Korban Bencana di 3 Provinsi

β€œKita harus terbuka kepada masyarakat mengenai kondisi yang ada. Di sisi lain, masyarakat juga perlu menyikapi situasi ini dengan bijak, misalnya dengan mulai menghemat penggunaan energi,” kata Gobel saat kunjungan kerja reses Komisi VI DPR di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (6/3/2026).

Baca Juga  Disorot Dunia, DPR Ingatkan Pinisi Bukan Kapal Penumpang

Politikus Fraksi Partai NasDem itu menjelaskan, situasi geopolitik global, khususnya konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat, memicu kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi dunia.

Ketegangan tersebut berpotensi berdampak pada ketersediaan energi, baik minyak, gas, maupun listrik di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Meski demikian, Gobel menilai kondisi ini harus dijadikan pelajaran penting bagi pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sistem ketahanan energi nasional.

Ia menegaskan, pemerintah bersama BUMN energi seperti PLN dan Pertamina perlu mengambil langkah strategis untuk mengantisipasi dinamika global yang dapat memengaruhi pasokan energi.

β€œIni menjadi pengalaman penting bagi kita untuk melihat apa saja yang masih kurang dan pekerjaan rumah apa yang harus segera diselesaikan,” ujarnya.

Baca Juga  DPR Tetapkan Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK, Ini Rekam Jejaknya

Salah satu langkah yang perlu dipercepat, kata Gobel, adalah mendorong investasi di sektor energi, terutama pembangunan kilang minyak serta pengembangan energi baru dan terbarukan.

Ia juga menilai pemerintah perlu menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif agar proyek-proyek strategis di sektor energi dapat berjalan lebih cepat.

Di sisi lain, Gobel mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.

Menurutnya, aksi panic buying justru berpotensi memperburuk situasi di lapangan.

β€œPerlu ada edukasi dari pemerintah dan seluruh elemen bangsa agar masyarakat tidak melakukan pembelian berlebih atau bahkan penimbunan BBM. Justru itu bisa memperparah kondisi,” tegasnya.

Gobel menambahkan, sebagai negara besar Indonesia perlu memperkuat sistem energi nasional agar lebih tangguh dan tidak mudah terpengaruh oleh dinamika global. (A18)

Baca Juga  Jaring 1.143 Aspirasi Daerah, DPD RI Susun Agenda Prioritas Strategis

Sumber: Parlementaria

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini