Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Nasional

Bimas Katolik Kemenag Salurkan Rp20 Miliar untuk Ibadah dan Pendidikan

direktorat jenderal (ditjen) bimbingan masyarakat (bimas) katolik kementerian agama salurkan bantuan lebih dari rp20 miliar pada 2026 untuk mendukung penguatan sarana ibadah dan pendidikan umat katolik di berbagai daerah.
Penyaluran bantuan dari Bimas Katolik (ft: situs kemenag)

Jakarta, Sinata.id – Direktorat Jenderal (Ditjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Katolik Kementerian Agama (Kemenag) salurkan bantuan lebih dari Rp20 miliar pada 2026 untuk mendukung penguatan sarana ibadah dan pendidikan umat Katolik di berbagai daerah.

Dari total anggaran tersebut, sekitar Rp14,4 miliar dialokasikan untuk sektor keagamaan, terutama pembangunan dan renovasi rumah ibadah. Sebagian di antaranya digunakan untuk perbaikan Paroki St. Vincentius A Paulo dan Paroki Katedral Reinha Rosari.

Advertisement

Porsi terbesar anggaran diarahkan pada pengembangan fasilitas peribadatan di kawasan Ibu Kota Nusantara, termasuk pembangunan sarana kompleks Basilika dengan nilai hampir Rp14 miliar.

Sementara itu, sektor pendidikan Katolik menerima alokasi sekitar Rp5,64 miliar. Dana tersebut disalurkan melalui program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK) serta Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) bagi Taman Seminarium.

Baca Juga  Pemerintah Cabut 40 Izin Perusahaan Pengelolaan Hutan karena Rusak Lingkungan

Program BOS SMAK menjangkau 20 lembaga di delapan provinsi, dengan penerima terbanyak berada di Nusa Tenggara Timur. Selain itu, bantuan BOP Taman Seminarium disalurkan ke 64 lokasi di 19 provinsi, dengan konsentrasi terbesar juga di wilayah Indonesia timur.

Direktur Jenderal Bimas Katolik, Suparman, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat layanan keagamaan sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan berbasis keagamaan.

Ia menegaskan, penyaluran bantuan diharapkan tepat sasaran dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat, baik dalam mendukung aktivitas ibadah maupun pengembangan pendidikan.

Menurutnya, program tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah untuk menghadirkan layanan yang inklusif dan merata, termasuk menjangkau wilayah-wilayah terpencil di Indonesia. (A18)

Baca Juga  Nikah Usai Lebaran Meningkat, Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Optimal Meski WFA

Sumber: Situs Kemenag

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini