Solo, Sinata.id – Sebuah rekaman video yang memperlihatkan dugaan perbuatan asusila oleh sepasang muda-mudi di tempat umum viral di media sosial.
Peristiwa tersebut terjadi di sebuah warung dimsum bernama PPAI Dimsum yang berlokasi di kawasan Tipes, Kecamatan Serengan, Kota Solo, Jawa Tengah.
Aksi tidak pantas itu terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di area kedai. Dalam rekaman tersebut, terlihat sepasang pria dan wanita duduk berdampingan di lantai dua sebelum kemudian menunjukkan perilaku yang tidak semestinya di ruang publik.
Video berdurasi 1 menit 8 detik itu diunggah melalui akun Instagram resmi pengelola usaha, @ppaidimsum, pada Kamis (2/4/2026). Unggahan tersebut langsung menarik perhatian publik dan menjadi viral.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pasangan tersebut datang pada siang hari dan memesan satu porsi dimsum mentai. Setelah itu, mereka menuju lantai dua dan berada di lokasi tersebut selama kurang lebih tiga jam.
Kondisi lantai dua yang relatif sepi diduga dimanfaatkan oleh keduanya untuk melakukan tindakan tidak senonoh. Dalam rekaman, pria terlihat mendekatkan diri kepada wanita sebelum akhirnya melakukan aksi yang melanggar norma kesusilaan.
Pengelola usaha mengaku geram atas kejadian tersebut karena tempat usahanya disalahgunakan. Mereka menegaskan tidak bermaksud mencampuri urusan pribadi, namun meminta pengunjung untuk menjaga etika di ruang publik.
“Mohon jangan mengotori tempat usaha kami, yang menjadi sumber penghidupan banyak orang,” tulis pengelola dalam keterangan unggahan.
Pemilik PPAI Dimsum, M Radya Bagaskoro, mengaku baru mengetahui kejadian itu setelah menerima laporan dari rekan kerjanya. Ia kemudian memeriksa rekaman CCTV pada Kamis malam.
Awalnya, ia mengira kejadian tersebut tidak terlalu serius. Namun setelah melihat rekaman secara menyeluruh, ia terkejut karena terdapat bagian-bagian yang dinilai sudah melewati batas.
“Saya kira hanya biasa saja, ternyata lebih dari itu. Dari pukul 11.30 WIB sampai 14.30 WIB, ada beberapa bagian yang cukup memprihatinkan,” ujarnya.
Upaya Menghindari CCTV Gagal
Dalam rekaman juga terlihat pria tersebut sempat menyadari keberadaan kamera pengawas. Ia bahkan mencoba menggeser posisi CCTV agar berada di titik buta (blind spot).
Namun, upaya tersebut tidak berhasil. Kamera yang digunakan merupakan jenis smart CCTV dengan fitur pelacak gerakan (motion tracking), sehingga tetap mengikuti pergerakan objek yang terekam.
Akibatnya, seluruh aktivitas pasangan tersebut tetap terekam dengan jelas.
Selama berada di lokasi, sempat ada pengunjung lain yang datang ke lantai dua. Saat itu, pasangan tersebut kembali bersikap normal hingga pengunjung lain pergi.
Imbauan untuk Pelaku Usaha
Pihak pengelola menyatakan bahwa unggahan video tersebut bertujuan sebagai pengingat bagi para pelaku usaha kuliner lainnya agar lebih meningkatkan pengawasan, terutama di area yang minim pantauan langsung.
Mereka juga menegaskan tidak memiliki niat untuk mempermalukan pihak tertentu, serta telah berupaya menyamarkan identitas dalam video yang diunggah.
Pemilik usaha berharap kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari dan dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat untuk menjaga etika di ruang publik.
Diketahui, pihak yang bersangkutan telah menghubungi pengelola melalui pesan pribadi untuk menyampaikan permintaan maaf, serta meminta agar video tersebut tidak disebarluaskan lebih lanjut. (A02)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini