Toba, Sinata.id – Polres Toba resmi memberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) salah satu personelnya, Briptu A.T, setelah terbukti terlibat penyalahgunaan narkotika jenis sabu.
Keputusan tersebut ditetapkan melalui Sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri (KKEP) yang digelar di Aula Harungguan Mardemak Polres Toba pada Rabu (13/5/2026), mulai pukul 13.00 hingga 17.00 WIB.
Sidang dipimpin Wakapolres Toba Kompol Abdul Rahman selaku Ketua Komisi. Ia didampingi Kabag SDM Kompol Jonggara Hutajulu dan Kabag Log Kompol Victor Siagian sebagai anggota komisi. Sementara itu, Brigpol Syahriani Sitorus bertindak sebagai sekretaris sidang.
Dalam persidangan, Briptu A.T dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana narkotika. Ia diketahui menjadi perantara jual beli sabu sekaligus menggunakan narkotika untuk konsumsi pribadi.
Perbuatan tersebut dilakukan pada 25 Mei 2025 di rumah seorang warga berinisial R.M alias Kallo di Desa Parparean I, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba.
Sebelumnya, Briptu A.T telah dijatuhi hukuman pidana penjara selama enam bulan berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Balige tertanggal 12 November 2025 yang telah berkekuatan hukum tetap.
Setelah memeriksa keterangan saksi, alat bukti, dan pernyataan pelanggar, Komisi KKEP menyatakan tindakan Briptu A.T sebagai perbuatan tercela. Sidang kemudian menjatuhkan sanksi administratif berupa rekomendasi PTDH dari dinas Kepolisian Republik Indonesia.
Kapolres Toba, AKBP V.J. Parapaga, menegaskan institusinya tidak akan memberikan toleransi kepada anggota yang terlibat penyalahgunaan narkoba.
“Tidak ada ruang bagi personel Polri yang terlibat penyalahgunaan narkoba. Penegakan disiplin dan kode etik harus ditegakkan demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” tegasnya, Selasa (19/5/2026).
Polres Toba menyebut langkah tegas tersebut merupakan bentuk komitmen menjaga marwah institusi sekaligus mendukung kebijakan Kapolda Sumatera Utara dalam memberantas narkoba, termasuk di lingkungan internal kepolisian.
Dengan tindakan itu, Polres Toba berharap integritas institusi tetap terjaga dan kepercayaan masyarakat terhadap upaya pemberantasan narkoba semakin meningkat di Kabupaten Toba. (A02)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini