Padangsidimpuan, Sinata.id β Satuan Reserse Narkoba Polres Padangsidimpuan menangkap dua pria yang diduga terlibat peredaran narkotika jenis sabu di Gang Dame IV, Jalan Alboin Hutabarat, Kelurahan Wek VI, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kamis, (7/5/2026).
Kedua pria yang ditangkap, diantaranya DS (36 tahun) dan RR (30 tahun). Mereka merupakan warga di sekitaran lokasi penangkapan.
Dari keduanya, polisi menyita sabu siap edar, timbangan digital, plastik klip, telepon seluler, dan uang tunai yang diduga hasil transaksi narkotika.
Pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat yang menyebut gang sempit di kawasan Wek VI itu kerap dijadikan lokasi transaksi sabu.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Satresnarkoba turun ke lokasi sekitar pukul 11.30 WIB. Sesampainya di lokasi, petugas mendapati dua pria dengan gerak-gerik mencurigakan.
Polisi kemudian melakukan penggeledahan dan menemukan tiga paket sabu ukuran sedang dengan berat bruto 3,07 gram di dekat DS. Turut juga disita, satu plastik klip besar, timbangan digital, dua unit telepon genggam, serta uang tunai Rp350 ribu.
Sementara dari RR, petugas menemukan tiga paket kecil sabu dengan berat bruto 0,40 gram yang disimpan di dalam dompet kecil berwarna biru.
Polisi turut menyita sejumlah plastik klip kosong yang diduga digunakan untuk mengemas sabu sebelum diedarkan.
βBarang bukti ditemukan di sekitar lokasi tempat keduanya diamankan, termasuk sebagian yang disimpan di saku celana tersangka,β ujar Kasihumas Polres Padangsidimpuan AKP Ida Meri dalam keterangan tertulis, Kamis, (7/5/2026).
Dalam pemeriksaan awal, DS dan RR mengaku memperoleh sabu dari seorang pria berinisial P yang disebut berdomisili di kawasan Jalan Alboin Hutabarat, Kelurahan Wek VI.
Polisi kini memburu terduga pemasok tersebut untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih luas.
Para tersangka berikut barang bukti telah dibawa ke Kantor Satres Narkoba Polres Padangsidimpuan guna menjalani proses hukum lebih lanjut. (SN18)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini