Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
News

Tanggal 17 Mei Memperingati Apa? Ada Hari Buku Nasional hingga Hari Hipertensi Sedunia

tanggal 17 mei memperingati apa? ada hari buku nasional hingga hari hipertensi sedunia
Ilustrasi Hari Buku Nasional. (rri)

Pematangsiantar, Sinata.id – Tanggal 17 Mei diperingati sebagai sejumlah momen penting, baik di tingkat nasional maupun internasional. Peringatan tersebut berkaitan dengan literasi, kesehatan, hingga perkembangan teknologi komunikasi.

Lantas, 17 Mei memperingati hari apa saja? Berikut daftar lengkap beserta sejarah singkatnya.

Advertisement
  1. Hari Buku Nasional

Di Indonesia, setiap tanggal 17 Mei diperingati sebagai Hari Buku Nasional. Penetapan tanggal ini berkaitan dengan berdirinya Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI).

Perpusnas RI resmi berdiri pada 17 Mei 1980 berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 0164/O/1980 yang ditandatangani Menteri Pendidikan dan Kebudayaan saat itu, Daoed Joesoef.

Cikal bakal Perpusnas berasal dari Perpustakaan Museum Nasional yang kemudian digabungkan dengan Pusat Pembinaan Perpustakaan.

Baca Juga  Polisi Diselidiki Dugaan Penambangan Pasir Ilegal di Kebun Balimbingan

Gagasan Hari Buku Nasional dicetuskan oleh Menteri Pendidikan Nasional era Presiden Megawati Soekarnoputri, Abdul Malik Fadjar. Peringatan ini bertujuan meningkatkan minat baca dan budaya literasi masyarakat Indonesia.

Melalui momentum ini, masyarakat diharapkan semakin gemar membaca dan menjadikan buku sebagai sumber ilmu pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Hari Hipertensi Sedunia

Tanggal 17 Mei juga diperingati sebagai Hari Hipertensi Sedunia atau World Hypertension Day.

Peringatan ini diprakarsai oleh organisasi internasional World Hypertension League (WHL) yang fokus pada edukasi dan pencegahan tekanan darah tinggi.

Hipertensi sering dianggap sepele, padahal kondisi tersebut dapat memicu berbagai penyakit serius seperti stroke, gagal jantung, gangguan ginjal, hingga demensia apabila tidak ditangani dengan baik.

Baca Juga  Dari Open BO, Anti Puspita Sari Dihabisi Karena Menolak Hubungan Intim Lanjutan

Hari Hipertensi Sedunia pertama kali diperingati pada 2005. Sejak 2006, tanggal 17 Mei resmi dijadikan momentum tahunan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga tekanan darah tetap normal.

Peringatan ini juga menjadi ajakan untuk menerapkan pola hidup sehat demi mencegah risiko hipertensi.

  1. Hari Telekomunikasi dan Masyarakat Informasi Sedunia

Selain itu, 17 Mei turut diperingati sebagai Hari Telekomunikasi dan Masyarakat Informasi Sedunia atau World Telecommunication and Information Society Day.

Tanggal tersebut dipilih untuk mengenang berdirinya International Telegraph Union (ITU) pada 17 Mei 1865. Organisasi tersebut kini menjadi badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menangani bidang teknologi informasi dan komunikasi.

ITU bermarkas di Jenewa, Swiss, dan memiliki anggota dari berbagai negara di dunia.

Baca Juga  Land Cruiser Misterius di Kasus Pembunuhan Mutia, Kejatisu Angkat Bicara

Peringatan ini menjadi pengingat pentingnya teknologi telekomunikasi dalam kehidupan modern. Kehadiran jaringan komunikasi memungkinkan masyarakat saling terhubung, bertukar informasi, hingga mengakses internet dengan lebih mudah dan cepat.

Berbagai peringatan pada 17 Mei tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya literasi, kesehatan, dan perkembangan teknologi komunikasi di era modern. (A02)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini