Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Dunia

Serangan Udara Israel di Gaza Tewaskan 12 Warga, Gencatan Senjata Dipertanyakan

serangan udara israel di gaza tewaskan 12 warga, gencatan senjata dipertanyakan
Serangan Israel ke Gaza. (anadolu)

Gaza, Sinata.id – Otoritas Pertahanan Sipil Gaza melaporkan sedikitnya 12 warga Palestina tewas dan sejumlah lainnya mengalami luka-luka akibat rangkaian serangan udara Israel di Jalur Gaza, Minggu (15/2/2026).

Menurut keterangan resmi, serangan terjadi sejak dini hari dan menyasar sejumlah titik dari wilayah utara hingga selatan Gaza. Otoritas setempat menilai insiden tersebut sebagai pelanggaran terbaru terhadap kesepakatan gencatan senjata yang ditandatangani pada 10 Oktober lalu.

Advertisement

Serangan di Sejumlah Titik

Berdasarkan data sumber medis, lima orang dilaporkan tewas setelah serangan udara menghantam sekelompok warga sipil di wilayah barat daya Gaza. Empat korban lainnya meninggal dunia akibat serangan pesawat nirawak (drone) yang menyasar tenda pengungsian di kawasan Al-Faluja.

Baca Juga  BKSAP Perkuat Dukungan Kemanusiaan untuk Palestina

Baca juga:Trump: Israel Siap Mundur Bertahap Jika Hamas Lucuti Senjata Sepenuhnya

Selain itu, satu warga dilaporkan tewas dalam serangan di sekitar University College di wilayah Tal al-Hawa. Satu korban lainnya meninggal dan tiga orang mengalami luka-luka akibat serangan di dekat bundaran barat Gaza.

Pihak berwenang belum merinci kronologi kematian satu korban lainnya yang menambah total korban menjadi 12 orang.

Tidak hanya serangan udara, militer Israel juga dilaporkan melakukan penghancuran rumah-rumah warga secara besar-besaran di timur laut kamp pengungsi Jabalia, disertai tembakan artileri berat.

Gencatan Senjata Dinilai Kembali Dilanggar

Kesepakatan gencatan senjata yang diteken pada 10 Oktober sebelumnya dimaksudkan untuk menghentikan konflik berkepanjangan yang telah berlangsung sejak Oktober 2023. Konflik tersebut mengakibatkan kerusakan besar terhadap infrastruktur sipil di Gaza.

Baca Juga  Jepang Tidak Mengakui Negara Palestina, Diduga Karena Tekanan AS

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan sekitar 90 persen infrastruktur sipil di wilayah tersebut mengalami kerusakan, dengan estimasi kebutuhan biaya rekonstruksi mencapai USD70 miliar atau sekitar Rp1.100 triliun.

Baca juga:Hizbullah Soroti Ketegangan AS-Iran dan Peran Israel di Baliknya

Data Kementerian Kesehatan Gaza menyebutkan lebih dari 72.000 warga Palestina tewas dan sekitar 171.000 lainnya luka-luka sejak konflik meletus dua tahun lalu. Bahkan setelah kesepakatan gencatan senjata diberlakukan, tercatat sedikitnya 601 warga Palestina meninggal dunia dan lebih dari 1.600 lainnya terluka akibat serangan lanjutan.

Beberapa fasilitas kesehatan, termasuk Rumah Sakit Al-Shifa dan Nasser, mengonfirmasi telah menerima sejumlah jenazah korban serangan terbaru.

Sejumlah warga menyampaikan duka dan kemarahan atas berlanjutnya kekerasan. Mereka menilai situasi di lapangan belum mencerminkan kondisi damai sebagaimana yang diharapkan dari perjanjian gencatan senjata. (A02)

Baca Juga  Trump Klaim Perang Segera Usai, Iran Tegaskan: Kami yang Menentukan Akhirnya

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini