Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 11 Mei 2026 |15:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15325 15217 (PAA) 15203 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15325 15217 (PAA) 15203 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14975 14774 (MNA) 14550 (PBI) - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO KEMBAYAN
14875 14624 (MNA) 14450 (PBI) - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO PARINDU
14885 14699 (MNA) 14550 (PBI) 14975 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI dan segmen LOCO
  • Persaingan harga masih cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Dunia

Kasus Hantavirus Merebak di Kapal Pesiar MV Hondius, AS dan Prancis Evakuasi Warganya

kasus hantavirus merebak di kapal pesiar mv hondius, as dan prancis evakuasi warganya
Kapal Pesiar MV Hondius. (afp)

Paris, Sinata.id – Pemerintah Prancis dan Amerika Serikat (AS) mulai mengevakuasi warga negaranya dari kapal pesiar MV Hondius setelah muncul wabah hantavirus strain Andes yang menyebabkan sejumlah penumpang terinfeksi dan meninggal dunia.

Menteri Kesehatan Prancis, Stephanie Rist, mengonfirmasi adanya kasus pertama hantavirus pada seorang penumpang asal Prancis yang dievakuasi dari kapal tersebut.

Advertisement

Pasien diketahui merupakan seorang perempuan yang termasuk dalam lima warga negara Prancis yang dipulangkan dari Kepulauan Canary, Spanyol, menuju Prancis pada Minggu (10/5/2026).

Menurut Stephanie Rist, perempuan tersebut mulai menunjukkan gejala infeksi hantavirus saat penerbangan evakuasi dari Pulau Tenerife menuju Bandara Le Bourget di dekat Paris.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan pasien positif terinfeksi hantavirus dan kini menjalani langkah perlindungan ketat untuk mencegah penyebaran virus,” ujarnya, Senin (11/5/2026).

Baca Juga  Trump Isyaratkan Gencatan Senjata AS-Iran Tak Diperpanjang, Negosiasi Jadi Penentu

Sementara itu, pemerintah AS juga resmi memulangkan 17 warganya dari kapal pesiar MV Hondius.

Evakuasi dilakukan menggunakan penerbangan sewaan khusus yang difasilitasi Kementerian Luar Negeri AS setelah kapal berlabuh di Tenerife, Kepulauan Canary, Spanyol.

Proses evakuasi dikoordinasikan secara ketat oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) dengan protokol keamanan tingkat tinggi.

Dua penumpang yang dipulangkan dilaporkan mendapat penanganan khusus, termasuk satu pasien yang telah dinyatakan positif hantavirus dan ditempatkan dalam unit isolasi biologis selama penerbangan.

Setibanya di AS, seluruh penumpang akan menjalani pemeriksaan medis di University of Nebraska Medical Center di Omaha.

“Setiap individu akan menjalani evaluasi klinis dan menerima perawatan sesuai kondisi masing-masing,” demikian pernyataan Departemen Kesehatan AS.

Baca Juga  Lampaui Batas Normal, Pria ini Punya 42 Gigi- Cetak Rekor Dunia

CDC saat ini menetapkan penanganan wabah tersebut sebagai respons darurat Level 3.

Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), wabah hantavirus di kapal pesiar itu telah mencatat lima kasus terkonfirmasi dengan tiga korban meninggal dunia.

Para ilmuwan menyebut wabah tersebut dipicu oleh hantavirus strain Andes, salah satu varian langka yang dapat menular dari manusia ke manusia melalui kontak dekat.

WHO juga melaporkan bahwa dua penumpang yang meninggal dunia sebelumnya sempat melakukan perjalanan darat ke Argentina, Chile, dan Uruguay sebelum menaiki kapal pesiar MV Hondius.

Sebagai langkah antisipasi, otoritas kesehatan AS akan memantau seluruh penumpang yang dievakuasi selama enam minggu sesuai masa inkubasi virus.

Baca Juga  Pelarian 6 Tahun Berakhir di Jakarta: Buron Pembunuhan Portugal Ditangkap Saat Urus Imigrasi

Selain itu, sejumlah negara bagian di AS juga tengah melacak penumpang lain yang telah lebih dulu meninggalkan kapal sebelum wabah resmi diumumkan. (A02)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini