Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K •DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Religi

Lawan Iblis dengan Iman yang Teguh dan Hati yang Penuh Kasih Karunia

lawan iblis dengan iman yang teguh dan hati yang penuh kasih karunia
Ps Dion Panomban

Oleh : Ps Dion Panomban

Saat Teduh abbah Home Family
Kamis, 7 Mei 2026

Advertisement

Dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang tanpa sadar lebih sibuk mengkritik, menghakimi, dan melihat kelemahan orang lain daripada membangun sesama dengan kasih. Padahal, Firman Tuhan mengajarkan agar setiap orang percaya hidup dalam kasih karunia yang memulihkan, bukan dalam penghakiman yang meruntuhkan.

Hati yang terluka dan tidak dipulihkan sering kali melahirkan kata-kata yang tajam, penuh kemarahan, dan penghakiman. Akibatnya, bukan hanya orang lain yang terluka, tetapi hidup kita sendiri juga menjadi hancur oleh kepahitan dan emosi yang tidak terkendali.

Karena itu, umat percaya diajak untuk memenuhi hidup dengan kasih karunia Tuhan serta perkataan yang membangun, menguatkan, dan membawa damai sejahtera.

Pembacaan Alkitab

Alkitab – 1 Petrus 5:8-11 (TB)

Baca Juga  Apa yang Dilakukan Murid-Murid Sebelum Yesus Naik ke Sorga? Makna Penantian Roh Kudus dan Kuasa Ilahi bagi Orang Percaya

“Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.

Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama.

Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya.

Ialah yang empunya kuasa sampai selama-lamanya! Amin.”

Firman Tuhan dalam bagian ini mengingatkan bahwa kehidupan rohani bukanlah sesuatu yang bisa dijalani dengan lengah. Orang percaya harus sadar dan berjaga-jaga karena iblis terus mencari celah untuk menjatuhkan manusia.

Iblis diumpamakan seperti singa yang mengaum karena ia datang dengan intimidasi, ketakutan, dan ancaman untuk melemahkan iman. Bahkan Alkitab menyebut iblis ingin “menelan”, bukan sekadar menekan. Hal ini menggambarkan bahwa tujuan iblis adalah menghancurkan total kehidupan manusia, iman, damai sejahtera, bahkan masa depan rohani seseorang.

Baca Juga  Renungan Kristen Pagi: Ujilah Batin dan Hati, Hidup dalam Kebenaran Tuhan

Namun Firman Tuhan juga memberikan pengharapan. Orang percaya tidak melawan dengan kekuatan sendiri, melainkan dengan iman yang teguh kepada Tuhan. Ketika tetap percaya dan bersandar kepada Tuhan, maka kasih karunia-Nya akan meneguhkan, menguatkan, dan mengokohkan hidup setiap umat-Nya.

Selain itu, Tuhan mengingatkan bahwa penderitaan bukan hanya dialami sendiri. Banyak saudara seiman di seluruh dunia juga menghadapi pergumulan yang sama. Karena itu, setiap orang percaya dipanggil untuk saling menguatkan, bukan saling menghakimi.

Pertanyaan Perenungan

  1. Mengapa untuk melawan iblis kita perlu sadar dan berjaga-jaga?
  2. Mengapa iblis diumpamakan seperti singa?
  3. Mengapa dikatakan bahwa iblis menelan, bukan sekadar menekan?
  4. Dengan apa kita melawan iblis?
  5. Mengapa kita harus mengetahui bahwa saudara seiman di seluruh dunia juga mengalami penderitaan?
Baca Juga  Makna Kemenangan Kebangkitan Yesus: Bukti Kuasa atas Maut, Dosa, dan Iblis yang Mengubah Hidup Orang Percaya

Kiranya saat teduh ini mengingatkan setiap kita untuk hidup dalam kasih karunia Tuhan, menjaga hati dari penghakiman, dan tetap teguh dalam iman menghadapi setiap tantangan hidup.

Jangan biarkan hati dipenuhi luka, kepahitan, dan penghakiman, sebab hal itu menjadi pintu bagi iblis untuk melemahkan hidup rohani kita. Isilah hidup dengan kasih karunia Tuhan, perkataan yang membangun, dan iman yang teguh. Ketika kita tetap berjaga-jaga dan bersandar kepada Tuhan, maka Dia sendiri yang akan meneguhkan, menguatkan, dan mengokohkan hidup kita sampai selama-lamanya.
Selamat bersaat teduh. (A27)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini