Info Market CPO
πŸ—“ Update: Senin, 4 Mei 2026 |15:05 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.3K β€’ 0.2K β€’DMI β€’ FOB TDUKU β€’ LOCO PARINDU β€’ LOCO KEMBAYAN β€’ LOCO NGABANG β€’ LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15415 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15145 EUP ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K Β· FOB TDUKU
15198 (PRISCOLIN) 15097 (PAA) 15100 (AGM) 15215 PRISCOLIN ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
14875 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K Β· LOCO KEMBAYAN
14850 14589 (MNA) 14600 (PBI) 14965 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO NGABANG
15035 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K Β· LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • PRISCOLIN unggul pada FOB TDUKU
  • Segmen LOCO masih cenderung melemah dan belum merata
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
News

Niat Ajak Teman Ngopi, 2 Pria Justru Temukan Mayat Tergantung

seorang pria berinisial rsa (36) ditemukan tewas dalam kondisi tergantung di dalam rumahnya di perumahan pattimura residence, kelurahan bp nauli, selasa (9/12/2025) siang.
Gambar ilustrasi. AI

Pematangsiantar, Sinata.id – Seorang pria berinisial RSA (36) ditemukan tewas dalam kondisi tergantung di dalam rumahnya di Perumahan Pattimura Residence, Kelurahan BP Nauli, Selasa (9/12/2025) siang.

Polisi menyatakan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan keluarga memutuskan untuk tidak melakukan autopsi.

Advertisement

Jenazah RSA ditemukan oleh dua orang temannya yang berinisial S (35) dan JA (38) sekitar pukul 12.00 WIB. Keduanya datang untuk mengajak korban minum kopi.

Setelah panggilan mereka tidak dijawab, mereka memeriksa bagian belakang rumah dan terkejut melihat RSA telah tergantung di ventilasi pintu kamar belakang.

β€œMereka langsung membuka pintu belakang dan menemukan korban dalam keadaan meninggal,” uj ar Kapolsek Siantar Marihat, AKP Doni Simanjuntak, Rabu (10/12/2025)

Baca Juga  Meski Dilarang Pengadilan, Kereta Odong-odong Tetap Beroperasi di Siantar

Temuan itu kemudian dilaporkan ke Polsek Siantar Marihat. Personel piket yang tiba di TKP (tempat kejadian pertama) bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Pematangsiantar langsung melakukan olah TKP.

β€œHasil pemeriksaan di TKP menyimpulkan tidak ada tanda-tanda kekerasan. Keluarga juga telah membuat surat pernyataan bermaterai untuk tidak dilakukan autopsi,” pungkas Kapolsek. (*)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini