Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 30 April 2026 |18:09 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15400 (AGM) 15450 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15205 15450 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15112 (PRISCOLIN) 14995 (MM) 15000 (AGM) 15250 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14787 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14762 14490 (MNA) 14500 (PBI) 15000 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14947 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Pasar cenderung melemah pada beberapa lokasi LOCO
  • Persaingan harga cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat beberapa grade tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
News

Fenomena Astronomi Mei 2026: Flower Moon, Hujan Meteor, hingga Blue Moon

fenomena astronomi mei 2026: flower moon, hujan meteor, hingga blue moon
Ilustrasi Flower Moon. (mediakampung)

Jakarta, Sinata.id – Kabar baik bagi pencinta astronomi. Langit malam sepanjang Mei 2026 akan dipenuhi berbagai fenomena menarik yang sayang untuk dilewatkan.

Mulai dari kemunculan dua kali bulan purnama dalam satu bulan hingga hujan meteor yang dapat disaksikan dengan mata telanjang, seluruh peristiwa ini menjadi momen istimewa bagi para pengamat langit.

Advertisement

Berikut rangkaian fenomena astronomi yang akan terjadi sepanjang Mei 2026:

  1. Flower Moon (Purnama Bunga)

Fenomena Flower Moon menjadi pembuka di awal Mei. Berdasarkan data dari In The Sky dan EarthSky, fase purnama ini berlangsung sejak akhir 30 April hingga awal 2 Mei 2026.

Menariknya, Flower Moon tahun ini termasuk kategori micro-moon, yaitu ketika Bulan berada di titik terjauh dari Bumi (apogee) dengan jarak sekitar 402.000 kilometer. Akibatnya, ukuran Bulan tampak sedikit lebih kecil, meski tetap bersinar terang.

Baca Juga  Pemkab Simalungun Bentuk Satgas Anti Preman dan Ormas Pengganggu Kamtibmas

  1. Puncak Hujan Meteor Eta-Aquariid

Fenomena berikutnya terjadi pada 6 Mei 2026, saat hujan meteor Eta-Aquariid mencapai puncaknya. Hujan meteor ini berasal dari sisa debu komet Halley.

Waktu terbaik untuk menyaksikannya adalah menjelang fajar. Dalam kondisi langit cerah dan minim polusi cahaya, meteor dapat terlihat melintas dengan kecepatan tinggi dan meninggalkan jejak cahaya yang indah.

  1. Hujan Meteor Eta-Lyrid

Pada 8 Mei 2026, langit kembali dihiasi hujan meteor Eta-Lyrid. Meski intensitasnya tidak sebesar Eta-Aquariid, fenomena ini tetap menarik untuk diamati, terutama bagi penggemar langit malam yang ingin menikmati suasana lebih tenang.

  1. Konjungsi Bulan dan Planet

Memasuki pertengahan Mei, akan terjadi beberapa fenomena konjungsi, yakni saat Bulan tampak berdekatan dengan planet-planet di langit.

Baca Juga  Boxing Day Liga Inggris Hanya MU vs Newcastle, Jadwal Padat Jelang Tahun Baru

Rinciannya sebagai berikut:

9 Mei 2026: Fase Bulan perbani akhir

13 Mei 2026: Bulan berdekatan dengan Saturnus

19–20 Mei 2026: Bulan tampak berdampingan dengan Venus dan Jupiter

Fenomena ini menjadi momen menarik untuk fotografi langit karena susunan objek terlihat sejajar dari perspektif Bumi.

  1. Blue Moon

Fenomena penutup di bulan ini adalah Blue Moon yang terjadi pada 31 Mei 2026. Blue Moon merujuk pada kejadian dua kali bulan purnama dalam satu bulan kalender.

Meski disebut “Blue Moon”, Bulan tidak benar-benar berwarna biru. Pada momen ini, Bulan juga berada cukup jauh dari Bumi sehingga tampak sedikit lebih kecil dibandingkan saat supermoon.

Selain itu, Bulan akan terlihat berdekatan dengan bintang terang Antares di rasi Scorpius, menambah keindahan langit malam.

Baca Juga  Viral! Jebolan Indonesian Idol Ditetapkan Tersangka Dugaan Kasus Asusila Anak di NTT

Tips Menyaksikan Fenomena Langit

Agar pengalaman mengamati langit lebih maksimal, berikut beberapa tips:

Pilih lokasi terbuka dengan minim polusi cahaya

Amati langit pada waktu terbaik, seperti menjelang fajar atau setelah matahari terbenam

Gunakan tripod atau kamera jika ingin mengabadikan momen

Pastikan kondisi cuaca cerah

Fenomena astronomi Mei 2026 menjadi kesempatan langka untuk menikmati keindahan langit secara langsung. Jangan lewatkan setiap momennya dan catat jadwalnya dari sekarang. (A02)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini