Pematangsiantar, Sinata.id – Sidang Paripurna IV DPRD Kota Pematangsiantar Tahun 2026 digelar di ruang Harungguan, Senin (27/4/2026) sekitar pukul 11.15 WIB.
Sidang dipimpin Ketua DPRD Timbul Marganda Lingga SH, didampingi Wakil Ketua Ir Daud Simanjuntak MM dan Wakil Ketua Frengki Boy Saragih ST, serta diikuti para anggota dewan.
Agenda utama rapat (sidang) berupa penyampaian pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Pematangsiantar yang dirangkum dari hasil reses pertama.
Plt Sekretaris DPRD Kota Pematangsiantar, Charles Siregar, membacakan hasil serapan aspirasi dari masing-masing daerah pemilihan (dapil).
Untuk Dapil I yang meliputi Kecamatan Siantar Utara dan Siantar Barat, masyarakat menitikberatkan pada kebutuhan perbaikan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, serta pembenahan pelayanan publik.
Aspirasi yang paling banyak disampaikan antara lain perbaikan drainase, pemasangan dan perbaikan lampu penerangan jalan umum (LPJU), peningkatan kualitas jalan, persoalan kartu BPJS yang tidak aktif, hingga kebutuhan pengadaan tanah wakaf.
Sementara itu, warga di Dapil II yang mencakup Kecamatan Siantar Sitalasari dan Siantar Martoba mengusulkan perbaikan jalan dan drainase, penyediaan tempat penampungan sampah sementara, pembenahan saluran irigasi, pengadaan tanah wakaf, serta pengendalian harga pupuk.
Adapun dari Dapil III meliputi Kecamatan Siantar Marihat, Siantar Marimbun, Siantar Selatan, dan Siantar Timur, aspirasi masyarakat didominasi perbaikan irigasi, pembangunan dan perbaikan jalan, penyediaan air bersih, bantuan sosial, kemudahan akses layanan BPJS, tempat penampungan sampah, LPJU, serta stabilisasi harga pupuk.
DPRD berharap seluruh rekomendasi yang dihimpun dari hasil reses tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Pematangsiantar, mengingat pokir tersebut merupakan representasi langsung kebutuhan masyarakat.
Menanggapi hal itu, Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn menyebut pokir DPRD sebagai gambaran konkret aspirasi warga.
Ia memastikan seluruh catatan dan rekomendasi akan menjadi bahan evaluasi dan rujukan dalam meningkatkan kinerja pemerintah daerah ke depan.
Wesly juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD atas komitmen dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Menurutnya, pokir DPRD akan menjadi bagian penting dalam perencanaan pembangunan daerah dan diintegrasikan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
Usai penyampaian tanggapan dari wali kota, pimpinan DPRD secara simbolis menyerahkan dokumen pokok-pokok pikiran hasil reses pertama tahun 2026.
Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Junaedi Sitanggang SSTP MSi, para asisten dan staf ahli, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta para camat. (A18)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini