Jakarta, Sinata.id – Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan pimpinan bursa.
Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab atas kondisi pasar modal Indonesia yang mengalami tekanan dalam beberapa hari terakhir.
Pernyataan pengunduran diri disampaikan langsung oleh Iman kepada awak media di Media Center BEI, Jakarta, pada Jumat. Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut bersifat final dan tidak disertai sesi tanya jawab.
“Sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, dan sebagai bentuk tanggung jawab saya atas peristiwa yang terjadi dalam dua hari terakhir, saya menyatakan mengundurkan diri dari jabatan Direktur Utama BEI,” ujar Iman.
Baca juga:IHSG Terjun Bebas, Trading Halt Kembali Terjadi di Tengah Tekanan Jual
Meski demikian, Iman berharap pengunduran dirinya dapat memberikan dampak positif bagi stabilitas dan kepercayaan pasar modal nasional ke depan.
“Saya berharap keputusan ini merupakan langkah terbaik bagi pasar modal Indonesia, sehingga ke depan kondisinya dapat menjadi lebih baik,” lanjutnya.
Iman juga menyinggung pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menunjukkan penguatan pada perdagangan pagi hari. Ia berharap tren positif tersebut dapat berlanjut dalam beberapa hari mendatang.
“Mudah-mudahan penguatan indeks yang terjadi pagi ini dapat terus berlanjut pada hari-hari berikutnya,” katanya.
Terkait proses administrasi pascapengunduran diri, Iman menjelaskan bahwa seluruh tahapan akan dijalankan sesuai ketentuan Anggaran Dasar (AD) BEI.
Baca juga:IHSG Anjlok hingga 7,35%, Menkeu Purbaya Ungkap Peran MSCI dan Praktik Goreng Saham
“Seluruh proses administrasi akan mengikuti ketentuan anggaran dasar. Nantinya akan ditunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama hingga ditetapkan Direktur Utama definitif,” jelasnya.
Pada perdagangan Jumat pagi (30/01), IHSG dibuka menguat 88,88 poin atau 1,08 persen, sehingga berada di level 8.321,08.
Profil Singkat Iman Rachman
Iman Rachman resmi menjabat sebagai Direktur Utama BEI melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 29 Juni 2022. Ia dikenal sebagai profesional dengan pengalaman panjang di sektor pasar modal dan keuangan.
Kariernya dimulai sebagai Manajer di PT Danareksa Sekuritas pada periode 1998–2003. Selanjutnya, ia mengemban jabatan Direktur Investment Banking di PT Mandiri Sekuritas selama 13 tahun (2003–2016).
Baca juga:Awal Tahun Langsung Panas, IHSG Pecah Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
Pengalaman di bidang keuangan korporasi membawanya menjabat sebagai Direktur Keuangan Pelindo II (2016–2018) dan Pelindo III (2018–2019). Sebelum memimpin BEI, Iman sempat menjabat sebagai Direktur Utama PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) pada 2019–2020 serta Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha PT Pertamina (Persero) pada 2020–2022.
Dari sisi pendidikan, Iman merupakan lulusan Sarjana Ekonomi Universitas Padjadjaran (1995) dan meraih gelar Master of Business Administration (MBA) bidang Keuangan dari Leeds University Business School pada 1997. (A02)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini