Batubara, Sinata.Id – Bupati Batubara, Baharuddin Siagian secara resmi membuka Pesta Tapai 2026 yang digelar di Desa Dahari Selebar, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara, Sabtu (17/1/2026) malam.
Pesta budaya tahunan tersebut berlangsung meriah, dan disambut antusias oleh ribuan masyarakat yang memadati lokasi acara.
Di acara pembukaan, Bupati Baharuddin Siagian mengatakan, Pesta Tapai merupakan warisan budaya masyarakat Batubara yang sarat nilai sejarah serta kearifan lokal.
Sehingga, lanjutnya, Pesta Tapai harus terus dijaga dan dilestarikan, karena tradisi Pesta Tapi juga merupakan identitas daerah yang tidak boleh tergerus oleh perkembangan zaman.
“Pesta Tapai bukan sekadar hiburan rakyat, melainkan simbol kebersamaan, persatuan, dan kekayaan budaya yang menjadi jati diri masyarakat Batu Bara,” ujar Baharuddin Siagian.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batubara untuk terus mendukung pelestarian budaya lokal melalui berbagai kegiatan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Budaya, kata dia, harus menjadi bagian penting dalam proses pembangunan daerah.
Pesta Tapai 2026 dijadwalkan berlangsung selama satu bulan penuh, mulai 17 Januari hingga 17 Februari 2026. Selama pelaksanaan, masyarakat akan disuguhkan beragam pertunjukan seni budaya, hiburan rakyat, serta kegiatan tradisional yang sarat nilai kebersamaan dan gotong royong.
Selain sebagai ajang pelestarian budaya, festival ini juga dimanfaatkan sebagai sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Berbagai produk UMKM lokal, khususnya kuliner khas Batubara seperti tapai, mendapat ruang promosi guna meningkatkan daya saing serta kesejahteraan pelaku usaha.
“Melalui Pesta Tapai ini, kami berharap budaya lokal semakin dikenal luas, sektor pariwisata daerah meningkat, dan perekonomian masyarakat ikut tumbuh,” pungkas Baharuddin Siagian. (SN10)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini