Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Regional

Dinas PU Taput Benahi Drainase dan Sungai untuk Antisipasi Banjir di Tarutung

dinas pu taput benahi drainase dan sungai untuk antisipasi banjir di tarutung
Dinas PU Taput membenahi saluran drainase di Tarutung. (sinata)

Taput, Sinata.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara (Taput) melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) terus melakukan pembenahan drainase dan aliran sungai di wilayah Kecamatan Tarutung sebagai langkah antisipasi banjir.

Upaya tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Bupati Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, guna menjaga kelancaran aliran air dan meminimalkan potensi genangan di kawasan permukiman warga.

Advertisement

Salah satu kegiatan yang tengah dilakukan adalah penggalian sedimen pada saluran drainase di Jalan DI Panjaitan, Kecamatan Tarutung. Pekerjaan tersebut telah berlangsung selama tiga hari terakhir.

Pembersihan sedimen dilakukan untuk memperlancar aliran air menuju Sungai Aek Ristop sehingga sistem drainase di kawasan tersebut dapat berfungsi optimal.

Baca Juga  Update Bencana Tapteng, Korban Meninggal Tambah jadi 131 Orang, 8 Desa Masih Terisolir

Selain pembenahan drainase, pemerintah daerah juga melakukan survei lapangan bersama Camat Tarutung, Renhard Lumbantobing, di sepanjang aliran Sungai Aek Ristop.

Dari hasil survei tersebut, ditemukan beberapa titik yang membutuhkan normalisasi agar aliran air dapat mengalir lancar menuju Aek Sigeaon.

Pemkab Taput selanjutnya mengusulkan penanganan normalisasi sungai kepada Balai Wilayah Sungai Sumatera II (BWSS II) dan Dinas Sumber Daya Air Provinsi Sumatera Utara.

Namun, karena kondisi dinilai cukup mendesak, pemerintah daerah berharap dapat melakukan intervensi sementara dengan menurunkan alat berat excavator untuk mempercepat penanganan di titik-titik yang membutuhkan.

“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Taput dalam menjaga fungsi drainase dan sungai guna mengantisipasi banjir serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Tarutung,” kata Renhard pada Kamis (14/5/2026). (SN15)

Baca Juga  Respon Cepat! Pemkab Taput Kirim Bantuan untuk Korban Puting Beliung di Adiankoting

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini