Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 04 Juni 2026 |17:08 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K DMI • BLW • FOB TDUKU • FRC TBAYUR • FRC PLMBG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
MERANTI7 N4 (MERANTI7)
Vol: 0.5K · DMI
15025 (AGM) 15010 (IBP) 14921 (EUP) 15075 AGM ACC
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · BLW
15025 (ARM) 15010 (MM) 14951 (EOP) 15075 ARM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
14825 (AGM) 14785 (MM) 14736 (PRISCOLIN) 14875 AGM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FRC TBAYUR
14880 (WIRA) 14759 (WNI) 8000 (PRCW) 14945 WIRA ACC
N7 N4 (N7)
Vol: 0.5K · FRC PLMBG
14875 (AGM) 14860 (MM) 14771 (PRISCOLIN) 14925 AGM ACC
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi transaksi ACC dengan persaingan harga yang cukup ketat antar bidder. AGM memenangkan tender DMI, FOB TDUKU, dan FRC PLMBG, sementara ARM unggul di BLW dan WIRA memenangkan tender FRC TBAYUR. Tender LOCO LUWU belum terdapat bidder.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Hukum & Peristiwa

Banjir Demak 2026: 2.839 Warga Mengungsi, Tanggul Jebol di Sejumlah Wilayah

banjir demak 2026: 2.839 warga mengungsi, tanggul jebol di sejumlah wilayah
Proses evakuasi warga saat banjir terjadi di Kabupaten Demak. (bpbddemak)

Demak, Sinata.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah warga yang mengungsi akibat banjir di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, terus bertambah dan kini mencapai 2.839 jiwa pada Sabtu (4/4/2026).

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa banjir dipicu oleh tingginya intensitas hujan serta meluapnya Sungai Tuntang. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah tanggul jebol di beberapa wilayah terdampak.

Advertisement

Berdasarkan data sementara, para pengungsi tersebar di berbagai titik. Di antaranya di Masjid Babu Rohim, Dukuh Solondoko sebanyak 200 jiwa, Masjid Rodhotul Janah di Dukuh Solowere sebanyak 500 jiwa, Kantor Kecamatan Guntur sebanyak 119 jiwa, serta kawasan Tanggul Gobang yang menampung sekitar 400 jiwa. Selain itu, pengungsi juga berada di balai desa, musala, madrasah, hingga rumah warga.

Baca Juga  BNPB Minta Pemkab Tapteng Percepat Penyaluran Jadup dan DTH

Sebagian pengungsi dilaporkan mengalami gangguan kesehatan dan saat ini telah mendapatkan penanganan dari dinas kesehatan setempat.

Hasil kaji cepat di lapangan menunjukkan bahwa banjir berdampak pada delapan desa yang tersebar di empat kecamatan, yakni Kecamatan Guntur, Karangtengah, Wonosalam, dan Kebonagung.

BNPB juga mencatat beberapa titik tanggul jebol di Kecamatan Guntur. Di Desa Trimulyo, tanggul jebol terjadi di dua lokasi, yakni di Dukuh Solondoko sepanjang kurang lebih 30 meter dan di Dukuh Solowere sepanjang sekitar 10 meter. Sementara itu, di Desa Sidoharjo, tanggul jebol mencapai panjang sekitar 15 meter.

Akibatnya, genangan air di sejumlah wilayah cukup tinggi. Di Desa Trimulyo dan Desa Ploso, ketinggian air mencapai 100 hingga 150 sentimeter. Kondisi ini menyebabkan akses jalan di Desa Trimulyo tidak dapat dilalui kendaraan kecil.

Baca Juga  Silmy Karim Ditahan KPK Usai Jalani Pemeriksaan Terkait OTT Imigrasi Jakarta Barat

Selain itu, limpasan air juga terjadi di beberapa wilayah lain, seperti Desa Turitempel dan Desa Sumberejo di Kecamatan Guntur, serta Desa Solowire dan Desa Sarimulyo di Kecamatan Kebonagung. Meski demikian, kondisi di wilayah tersebut dilaporkan masih relatif aman.

Bencana banjir ini turut menjadi perhatian Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto. Meskipun sedang berada di Manado untuk menangani gempa bumi bermagnitudo 7,6, ia tetap memerintahkan jajarannya untuk berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Tengah guna mengidentifikasi kebutuhan penanganan darurat.

Selain itu, tim BNPB juga telah dikerahkan ke lokasi terdampak untuk melakukan pendampingan dalam rangka percepatan penanganan darurat banjir di Kabupaten Demak. (A02)

 

Baca Juga  Indonesia Masuk Negara dengan Risiko Bencana Tertinggi di Dunia

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini