Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 04 Juni 2026 |17:08 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K DMI • BLW • FOB TDUKU • FRC TBAYUR • FRC PLMBG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
MERANTI7 N4 (MERANTI7)
Vol: 0.5K · DMI
15025 (AGM) 15010 (IBP) 14921 (EUP) 15075 AGM ACC
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · BLW
15025 (ARM) 15010 (MM) 14951 (EOP) 15075 ARM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
14825 (AGM) 14785 (MM) 14736 (PRISCOLIN) 14875 AGM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FRC TBAYUR
14880 (WIRA) 14759 (WNI) 8000 (PRCW) 14945 WIRA ACC
N7 N4 (N7)
Vol: 0.5K · FRC PLMBG
14875 (AGM) 14860 (MM) 14771 (PRISCOLIN) 14925 AGM ACC
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi transaksi ACC dengan persaingan harga yang cukup ketat antar bidder. AGM memenangkan tender DMI, FOB TDUKU, dan FRC PLMBG, sementara ARM unggul di BLW dan WIRA memenangkan tender FRC TBAYUR. Tender LOCO LUWU belum terdapat bidder.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Olahraga

Zverev vs Cobolli, Perebutan Gelar Grand Slam Pertama di Final French Open 2026

zverev
Alexander Zverev vs Flavio Cobolli. (Foto: Ist)

PARIS, Sinata.id  – Final tunggal putra French Open 2026 akan menghadirkan juara Grand Slam baru.

Petenis Jerman Alexander Zverev dan petenis Italia Flavio Cobolli akan saling berhadapan di partai puncak Roland Garros, Minggu (7/6/2026), untuk memperebutkan gelar mayor pertama dalam karier mereka.

Advertisement

Pertemuan ini menjadi salah satu final paling tak terduga dalam beberapa tahun terakhir.

Sejumlah unggulan utama berguguran lebih awal, termasuk Jannik Sinner dan Novak Djokovic, sementara Carlos Alcaraz juga gagal melaju hingga akhir turnamen.

Bagi Zverev, ini merupakan final Grand Slam keempat sepanjang kariernya.

Unggulan kedua tersebut sebelumnya selalu gagal mengangkat trofi pada tiga kesempatan terdahulu, termasuk saat kalah dramatis dari Dominic Thiem di final US Open 2020.

Kini, petenis berusia 29 tahun itu kembali mendapatkan peluang emas untuk mengakhiri penantian panjangnya.

Zverev tampil impresif sepanjang turnamen dengan hanya kehilangan dua set.

Servis keduanya yang dulu kerap menjadi titik lemah kini justru menjadi salah satu senjata andalannya.

Statistik menunjukkan ia memenangkan 66 persen poin dari servis kedua, termasuk yang terbaik di antara peserta turnamen.

Dalam perjalanan menuju final, Zverev berhasil menyingkirkan sensasi muda Spanyol Rafael Jodar di perempat final sebelum mengalahkan Jakub Mensik dalam empat set pada semifinal.

Di sisi lain, Cobolli menciptakan kisah kejutan terbesar di Roland Garros tahun ini.

Petenis Italia berusia 24 tahun tersebut melangkah ke final Grand Slam pertamanya setelah sebelumnya belum pernah melampaui babak perempat final turnamen mayor.

Cobolli mendapatkan keuntungan tambahan karena memiliki waktu istirahat lebih panjang.

Ia lolos ke final setelah Matteo Arnaldi mundur dari semifinal sehingga dapat mempersiapkan diri selama lebih dari tiga hari penuh.

Spesialis lapangan tanah liat itu juga memiliki modal penting menjelang final.

Beberapa pekan lalu, ia sukses mengalahkan Zverev di semifinal Hamburg Open.

Hasil tersebut diyakini dapat meningkatkan kepercayaan dirinya saat menghadapi lawan yang lebih berpengalaman.

Performa Cobolli sepanjang turnamen juga cukup meyakinkan.

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini