Info Market CPO
πŸ—“ Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.5K β€’ 0.2K β€’ 2.6K β€’DMI β€’ DMI β€’ LOCO PARINDU β€’ FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K Β· FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Model
Dunia

Pelarian 6 Tahun Berakhir di Jakarta: Buron Pembunuhan Portugal Ditangkap Saat Urus Imigrasi

pelarian 6 tahun berakhir di jakarta: buron pembunuhan portugal ditangkap saat urus imigrasi
Divhubinter Polri bersama Ditjen Imigrasi Kemenimipas RI mengamankan WN Portugal Mariana Guerreiro Fonseca (Dok. IG @divhubinterpolriofficial)

Jakarta, Sinata.id – Pelarian seorang buronan kasus pembunuhan dari Eropa berakhir di Indonesia. Aparat Kepolisian Republik Indonesia menangkap seorang warga negara Portugal yang masuk daftar pencarian internasional setelah bertahun-tahun diburu aparat penegak hukum di negaranya.

Penangkapan ini dilakukan melalui operasi gabungan yang melibatkan Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri bersama Direktorat Jenderal Imigrasi. Targetnya adalah seorang perempuan asal Portugal bernama Mariana Guerreiro Fonseca, yang tercatat dalam red notice Interpol terkait kasus pembunuhan di negaranya.

Advertisement

Baca Juga: Iran Kembali Ledakkan Bandara hingga Kantor Lembaga Negara di Kuwait

Penangkapan berlangsung ketika Mariana mendatangi Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Selatan pada Jumat, 6 Maret 2026. Tanpa banyak perlawanan, petugas langsung mengamankannya setelah identitasnya dipastikan cocok dengan data buronan internasional.

Baca Juga  Pentagon Guncang! Konflik Internal Militer AS di Tengah Perang Melawan Iran, 21 Jenderal Disebut Tersingkir

Buron Kasus Pembunuhan Sejak 2020

Berdasarkan data Interpol, Mariana diduga terlibat dalam pembunuhan seorang pria di Portugal pada tahun 2020.

Divhubinter Polri menjelaskan bahwa perempuan tersebut tidak beraksi sendirian. Ia melakukan kejahatan bersama rekannya, lalu memanfaatkan identitas serta akses keuangan milik korban setelah pembunuhan terjadi.

β€œSubjek diketahui terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap seorang pria di Portugal pada tahun 2020 bersama rekannya. Kemudian memanfaatkan kartu dan rekening korban setelah kejadian tersebut,” demikian keterangan yang disampaikan Divhubinter Polri, dikutip Minggu (8/3/2026).

Informasi dari media Portugal menyebut kasus itu tergolong sangat brutal. Korban bernama Diogo Goncalves dibunuh dan tubuhnya dimutilasi sebelum akhirnya dibuang ke laut. Setelah itu, pelaku mengakses ponsel korban menggunakan sidik jarinya untuk mengambil harta milik korban.

Baca Juga  Pesawat Jatuh dan Terbakar di Bandara Australia, 3 Nyawa Melayang

Total kerugian yang diambil dari korban disebut mencapai sekitar Rp1,14 miliar.

Usai kejahatan itu, kedua pelaku melarikan diri ke luar negeri. Perburuan terhadap mereka berlangsung lintas negara melalui jaringan kepolisian internasional.

Nama Mariana kemudian masuk dalam daftar red notice Interpol, sebuah mekanisme yang digunakan untuk membantu penangkapan buronan lintas negara.

Keberadaannya akhirnya terlacak ketika ia berada di Indonesia dan berurusan dengan proses keimigrasian. Dari titik itulah aparat langsung bergerak cepat mengamankan yang bersangkutan.

Saat ini Mariana ditahan dan menjalani pemeriksaan di Rumah Detensi Imigrasi milik Direktorat Jenderal Imigrasi.

Otoritas Indonesia berencana mendeportasi perempuan tersebut kembali ke Portugal agar dapat menjalani proses hukum di negara asalnya.

Baca Juga  Trump Tegaskan β€œPerubahan Rezim" di Iran adalah yang Terbaik

Proses pemulangan dijadwalkan berlangsung pada Senin, 9 Maret 2026. [a46]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini