Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Dunia

Israel Siapkan RS Darurat Bawah Tanah Antisipasi Ketengan AS-Iran

israel siapkan rs darurat bawah tanah antisipasi ketengan as-iran
Fasilitas kesehatan bawah Israel

Tel Aviv, Sinata.id – Israel dilaporkan mulai menyiapkan langkah darurat di sektor kesehatan menyusul meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang dikhawatirkan berkembang menjadi konflik terbuka.

Kementerian Kesehatan Israel disebut menginstruksikan sejumlah rumah sakit untuk bersiap menghadapi kemungkinan situasi perang berkepanjangan di kawasan.

Advertisement

Media berbahasa Ibrani melaporkan, otoritas kesehatan tengah mengevaluasi kapasitas rawat inap nasional.

Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah mempercepat pemulangan pasien penyakit dalam yang kondisinya stabil guna mengosongkan tempat tidur dan meningkatkan kesiapsiagaan fasilitas medis apabila terjadi lonjakan korban.

Selain penataan kapasitas tempat tidur, distribusi tenaga medis juga menjadi perhatian. Dokter-dokter yang selama ini bertugas di wilayah pusat, termasuk di ibu kota, dilaporkan berpotensi dipindahkan sementara ke rumah sakit di daerah pinggiran.

Baca Juga  Trump Bahas Opsi Militer ke Iran, Rusia Langsung Bereaksi

Baca juga: AS Ancam Serang Iran dalam Hitungan Hari, Targetkan Penggulingan Khamenei

Langkah ini dimaksudkan untuk memastikan ketersediaan tenaga profesional secara merata jika terjadi keadaan darurat berskala luas.

Rumah sakit swasta terbesar di Tel Aviv, , dilaporkan telah membangun fasilitas medis bawah tanah dengan kapasitas sekitar 200 tempat tidur.

Fasilitas tersebut disiapkan atas permintaan Kementerian Kesehatan sebagai bagian dari skenario mitigasi krisis.

Stasiun televisi Israel menyebutkan bahwa pembangunan ruang perawatan bawah tanah itu dirancang untuk tetap beroperasi dalam kondisi darurat, termasuk jika terjadi serangan.

Langkah antisipatif ini muncul di tengah memanasnya hubungan antara Washington dan Teheran. Presiden Amerika Serikat Donal Trump sebelumnya menyatakan akan mengambil tindakan militer lebih keras terhadap Iran apabila tidak tercapai kesepakatan baru terkait program nuklir.

Baca Juga  Beijing Tutup Keran Produk Dwiguna ke Tokyo, Pasar Jepang Langsung Terguncang

Putaran ketiga perundingan nuklir dijadwalkan berlangsung pada Kamis (26/2), dengan kedua pihak menyampaikan sinyal berbeda mengenai kemajuan pembicaraan.

Di sisi lain, pemerintah Iran menyatakan siap merespons setiap serangan dengan menargetkan pangkalan-pangkalan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah, termasuk fasilitas yang berkaitan dengan Israel. Situasi ini mendorong peningkatan kesiapsiagaan militer Amerika Serikat di sekitar wilayah Iran.

Kapal induk dilaporkan tiba di Yunani pada Selasa (24/2) pagi dan dijadwalkan melanjutkan pelayaran menuju wilayah yang lebih dekat dengan Israel setelah beberapa hari berlabuh.

Kehadiran kapal induk tersebut disebut akan memperkuat kelompok tempur yang dipimpin yang saat ini berada di Laut Arab.

Seiring perkembangan itu, sejumlah personel dan staf Amerika Serikat di pangkalan militer maupun kedutaan besar di kawasan dilaporkan mulai dievakuasi.

Baca Juga  Pemilu Bangladesh 2026 Digelar di Bawah Pengamanan Ketat Pasca Krisis Politik 2024

Hingga kini belum ada konfirmasi resmi mengenai pecahnya konflik, namun langkah-langkah yang diambil berbagai pihak menunjukkan peningkatan kewaspadaan terhadap kemungkinan eskalasi lebih lanjut. (A58)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini