Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Dunia

Trump Tegaskan “Perubahan Rezim” di Iran adalah yang Terbaik

trump tegaskan “perubahan rezim” di iran adalah yang terbaik
Donald Trump menyebut perubahan rezim di Iran sebagai “hal terbaik yang bisa terjadi” di tengah ketegangan AS–Iran. (Ist)

Jakarta, Sinata.id — Panggung geopolitik kembali bergetar. Presiden Amerika Serikat melontarkan pernyataan paling kerasnya dalam krisis dengan . Di hadapan wartawan, Trump menyebut perubahan rezim di Teheran sebagai “hal terbaik yang bisa terjadi”, sebuah kalimat singkat yang langsung memicu gelombang reaksi global.

Pernyataan itu datang bersamaan dengan penguatan kehadiran militer AS di kawasan, termasuk penempatan kapal induk (dalam konteks operasi militer) ke Timur Tengah. Kombinasi kata-kata tajam dan manuver militer ini menempatkan dunia pada fase baru ketegangan.

Advertisement

“Kalau itu terjadi, itu mungkin hal terbaik yang bisa terjadi,” kata Trump, dikutip Sabtu (14/2/2026).

Baca Juga: Menkeu Tegaskan Kebijakan Tepat Dapat Angkat Daya Beli

Trump menegaskan jalur perundingan nuklir tetap berjalan. Namun, nada frustrasi terhadap lambatnya kemajuan terasa jelas. Ia menyiratkan bahwa Washington siap meningkatkan tekanan jika Teheran menolak tuntutan baru yang mencakup pembatasan program nuklir dan aktivitas regional.

Baca Juga  Kecelakaan Jet Tempur AS di Kuwait, Eskalasi Perang Iran–Israel Kian Meluas

Di sisi lain, penguatan aset militer memberi sinyal bahwa AS menyiapkan opsi di luar meja diplomasi. Para analis menilai, ini adalah strategi “dua jalur”: membuka ruang dialog, sambil memperlihatkan konsekuensi bila pembicaraan gagal.

Sekutu AS menyambut pernyataan Trump dengan hati-hati. Banyak yang mengingatkan bahwa wacana perubahan rezim di negara berpengaruh seperti Iran berisiko menciptakan ketidakstabilan kawasan yang lebih luas. Di saat bersamaan, kelompok diaspora Iran di sejumlah negara justru menyambutnya sebagai dorongan moral bagi oposisi.

Teheran sendiri diperkirakan akan merespons keras. Sejarah panjang hubungan tegang AS–Iran membuat setiap pernyataan bernada ultimatum berpotensi memicu spiral eskalasi—terutama saat kehadiran militer meningkat di wilayah yang sensitif. [a46]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini