Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 7 Mei 2026 |18:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 1K DMI • LOCO PARINDU • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14455 (MNA) 14600 (PBI) 15000 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 1K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Harga relatif stabil pada transaksi DMI
  • Selisih harga antar bidder sangat tipis
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Dunia

Kecelakaan Jet Tempur AS di Kuwait, Eskalasi Perang Iran–Israel Kian Meluas

jet tempur amerika serikat dilaporkan jatuh di kuwait saat konflik iran-israel memanas. di saat yang sama, iran menggempur kompleks pemerintahan israel di tel aviv dengan rudal dan drone.
Jet tempur Amerika Serikat dilaporkan jatuh di Kuwait saat konflik Iran-Israel memanas. Di saat yang sama, Iran menggempur kompleks pemerintahan Israel di Tel Aviv dengan rudal dan drone. (Ist)

Kuwait, Sinata.id — Ketegangan militer di Timur Tengah mencapai titik baru yang dramatis setelah sebuah jet tempur Amerika Serikat (AS) jatuh di wilayah udara Kuwait pada Senin (2/3/2026), bertepatan dengan gelombang serangan Iran terhadap Israel dan pangkalan militer AS di kawasan Teluk Persia. Insiden ini terjadi di tengah eskalasi besar konflik yang telah melibatkan sejumlah negara dan berubah menjadi perang regional yang lebih luas.

Menurut laporan resmi dari US Central Command (CENTCOM) yang dikutip pada Senin (2/3/2026), tiga unit pesawat tempur F-15 milik Angkatan Udara AS dilaporkan jatuh akibat insiden tembakan “friendly fire” oleh sistem pertahanan udara Kuwait saat berlangsungnya operasi militer aktif. Semua awak pesawat berhasil membuka kursi lontar (eject) dan dievakuasi dalam kondisi stabil, kata pihak militer AS.

Advertisement

Rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan salah satu jet tempur berpaling tajam dan terbakar sebelum akhirnya menukik ke permukaan tanah di daerah Al Jahra, barat laut Kuwait. Meski penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan, CENTCOM mengatakan insiden terjadi di tengah serangan udara meluas yang dilancarkan Iran sejak beberapa hari terakhir.

Baca Juga  Serangan Kian Membabi Buta, Hampir 100 Drone Iran Hantam Saudi dalam 24 Jam

Baca Juga: Polri Siapkan Operasi Ketupat 2026, 160 Ribu Personel Amankan Arus Mudik Lebaran

Pernyataan militer AS juga menyebutkan bahwa kesalahan tembakan oleh sistem pertahanan Kuwait yang aktif memburu drone dan rudal lawan menjadi faktor jatuhnya pesawat tempur tersebut. Misi ini bagian dari upaya koalisi untuk menghadapi peningkatan serangan dan ancaman dari Iran yang sedang meluas ke negara-negara Teluk.

Di sisi lain konflik, Iran mengintensifkan serangan balasan terhadap Israel, terutama menargetkan kompleks pemerintahan dan instalasi militer strategis di Tel Aviv dan sekitarnya. Serangan ini merupakan respons terakhir Teheran setelah serangan besar yang menewaskan sejumlah pejabat tinggi militer Iran dalam operasi gabungan AS–Israel beberapa hari sebelumnya.

Baca Juga  AS Ancam Serang Iran dalam Hitungan Hari, Targetkan Penggulingan Khamenei

Serangan rudal dan drone Iran dilaporkan menyebabkan beberapa korban luka di Tel Aviv, termasuk warga sipil, meskipun pertahanan udara Israel mengklaim telah menjatuhkan sebagian besar ancaman yang masuk. Layanan darurat setempat menyatakan bahwa setidaknya puluhan warga mengalami cedera akibat pecahan rudal di kawasan pemukiman dan fasilitas publik.

Perang yang semakin intens ini menyebabkan gangguan penerbangan sipil dan operasi logistik regional. Negara-negara Teluk seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Qatar menutup sebagian besar ruang udaranya sementara, sehingga ratusan penerbangan dialihkan atau dibatalkan di bandara di seluruh kawasan.

Selain itu, laporan satelit menunjukkan infrastruktur militer dan pangkalan AS di Bahrain dan Qatar juga menjadi sasaran serangan drone dan rudal dari Iran, meskipun banyak di antaranya berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara sekutu.

Baca Juga  Serangan Udara Israel di Gaza Tewaskan 12 Warga, Gencatan Senjata Dipertanyakan

Para pemimpin regional dan global menyuarakan keprihatinan terhadap perkembangan ini. Beberapa negara Arab Teluk mengecam serangan Iran, sementara negara besar di luar kawasan menyerukan de-eskalasi dan upaya diplomatik untuk mencegah konflik berubah menjadi perang lebih luas yang bisa menyeret lebih banyak negara. [a46]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini