Michigan, Sinata.id – Seorang wanita bernama Tammy Myers menjadi viral setelah membagikan kisahnya yang harus mengadopsi anak kandungnya sendiri akibat aturan hukum terkait surrogacy atau ibu pengganti di Michigan, Amerika Serikat.
Peristiwa itu terjadi pada 2021 saat Tammy dan suaminya, Jordan Myers, menyambut kelahiran anak kembar mereka, Eames dan Ellison, melalui proses ibu pengganti.
Meski kedua bayi tersebut merupakan anak biologis mereka, hukum di negara bagian Michigan saat itu belum mengakui praktik surrogacy secara legal. Akibatnya, Tammy dan Jordan diwajibkan menjalani proses adopsi resmi agar dapat diakui sebagai orang tua sah anak-anak mereka sendiri.
Sebelumnya, pasangan tersebut telah memiliki seorang putri bernama Corryn. Saat Corryn berusia dua tahun, Tammy didiagnosis menderita kanker payudara pada 2015.
Setelah berhasil menjalani pengobatan dan melewati masa pemulihan, Tammy dan Jordan berharap dapat kembali memiliki anak. Namun, kebahagiaan menyambut kelahiran anak kembar justru diiringi perjuangan hukum yang panjang dan melelahkan.
Proses adopsi terhadap anak kandung mereka baru selesai pada Desember 2022.
Pengalaman tersebut mendorong Tammy untuk memperjuangkan perubahan hukum di Michigan. Wanita berusia 44 tahun itu kemudian aktif mendukung lahirnya Michigan Family Protection Act yang akhirnya disahkan pada 2024.
Undang-undang tersebut melegalkan sekaligus mengatur praktik surrogacy, mempermudah pengakuan hukum bagi orang tua, serta memberikan perlindungan lebih baik bagi anak dan ibu pengganti.
Bagi Tammy, perayaan Hari Ibu kini terasa lebih bermakna setelah melewati perjuangan panjang demi mendapatkan pengakuan hukum atas anak-anaknya.
“Sekarang justru momen-momen sederhana itu yang paling berarti. Mungkin kami akan menganggapnya biasa saja jika tidak melewati semua perjuangan yang membawa kami sampai di titik ini,” ujar Tammy seperti dikutip dari People pada Kamis (14/6/2026).
Kini, Tammy memilih menikmati waktu bersama keluarganya dan anak-anak kembarnya yang telah berusia lima tahun. (A02)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini