Jakarta, Sinata.id – Letnan Jenderal (Letjen) TNI Robi Herbawan resmi ditunjuk sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI.
Penunjukan tersebut menjadi bagian dari regenerasi dan penguatan organisasi di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Kepastian itu disampaikan Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan RI, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, Kamis (7/5/2026).
“Benar, Letjen TNI Robi Herbawan saat ini mendapat amanah sebagai Kabais TNI. Sebelumnya beliau menjabat sebagai Kepala Badan Informasi dan Komunikasi Intelijen Kementerian Pertahanan RI,” ujar Rico saat dikonfirmasi.
Menurut Rico, mutasi tersebut diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan tugas intelijen strategis dalam mendukung sistem pertahanan negara.
Karier Militer Letjen TNI Robi Herbawan
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Robi merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1994. Dalam perjalanan karier militernya, ia dikenal lama bertugas di Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Robi juga pernah menjadi ajudan Presiden RI Prabowo Subianto saat Prabowo menjabat sebagai Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus pada periode 1995 hingga 1998.
Selain itu, Robi pernah berdinas di satuan elite TNI Angkatan Darat, yakni Satuan Penanggulangan Teror (Satgultor) Sat-81 Kopassus selama kurang lebih 12 tahun.
Pengalaman panjang di pasukan elite tersebut membuatnya dipercaya menduduki berbagai posisi strategis di lingkungan pertahanan dan intelijen.
Beberapa jabatan penting yang pernah diemban Robi antara lain:
Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) BAIS TNI di Aceh
Kepala Pusat Informasi Strategi Pertahanan (Kapusinfostrahan) Bainstrahan Kemhan
Kepala Badan Informasi dan Komunikasi Intelijen Kementerian Pertahanan RI
Kini, Robi dipercaya memimpin BAIS TNI dengan pangkat jenderal bintang tiga atau letnan jenderal.
Penunjukan Robi sebagai Kabais TNI dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem intelijen pertahanan nasional. Pengalaman panjangnya di Kopassus dan dunia intelijen disebut menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks. (A02)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini