“Sudah waktunya perang ini diakhiri,” kata Zelensky, sembari menuduh Presiden Rusia Vladimir Putin masih ingin melanjutkan konflik, dikutip dari BBC, Sabtu (6/6/2026).
Serangan terbaru ini terjadi sehari setelah Putin menolak usulan pertemuan langsung dengan Zelensky untuk membahas upaya mengakhiri perang.
Dalam forum ekonomi yang berlangsung di St Petersburg, Putin menegaskan Rusia hanya akan menghentikan operasi militernya apabila seluruh tujuan strategis Moskow telah tercapai.
Rusia tetap menuntut Ukraina menarik diri dari wilayah Donetsk, Luhansk, Kherson, dan Zaporizhzhia yang sebagian besar telah dikuasai pasukan Rusia. Moskow juga meminta Kyiv menghentikan upaya bergabung dengan NATO.
Namun Ukraina menolak seluruh tuntutan tersebut dan menegaskan tidak akan menyerahkan wilayahnya karena dinilai dapat membuka peluang bagi Rusia untuk kembali melakukan invasi di masa depan.
Di wilayah Luhansk yang diduduki Rusia, otoritas setempat juga mengumumkan penghentian sementara layanan bus dan kereta komuter di sejumlah jalur utama akibat meningkatnya serangan drone Ukraina yang menyasar jalur logistik militer Rusia.
Dalam beberapa bulan terakhir, Ukraina semakin intensif menggunakan drone jarak jauh untuk menyerang target-target strategis di wilayah Rusia, termasuk fasilitas energi, depot bahan bakar, dan infrastruktur militer yang dianggap mendukung operasi perang Moskow.
Sementara Rusia menuduh serangan-serangan tersebut turut membahayakan warga sipil dan infrastruktur nonmiliter. (A08)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini