Budapest, Sinata.id – Final Liga Champions 2026 semakin sengit setelah Paris Saint-Germain (PSG) berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melawan Arsenal pada menit ke-65 di Puskás Aréna, Sabtu (30/5/2026) malam atau Minggu (31/5/2026) dini hari WIB.
Gol penyama kedudukan PSG dicetak oleh Ousmane Dembele melalui eksekusi penalti yang sukses mengecoh kiper Arsenal, David Raya. Gol tersebut membangkitkan semangat tim asuhan Luis Enrique yang sepanjang pertandingan mendominasi penguasaan bola.
Sebelumnya, Arsenal lebih dulu unggul pada menit keenam melalui Kai Havertz. Penyerang asal Jerman itu memanfaatkan bola liar hasil sapuan Marquinhos yang membentur Leandro Trossard sebelum melepaskan tembakan keras ke pojok gawang PSG yang dijaga Matvey Safonov.
Setelah tertinggal, PSG terus menekan pertahanan Arsenal. Dominasi Les Parisiens terlihat dari statistik penguasaan bola yang mencapai 78 persen, berbanding 22 persen milik The Gunners.
Meski menguasai jalannya pertandingan, PSG sempat kesulitan menembus pertahanan rapat Arsenal yang dikawal William Saliba dan Gabriel Magalhães. Namun tekanan yang terus dilakukan akhirnya membuahkan hasil melalui hadiah penalti pada pertengahan babak kedua.
Gol Dembele membuat pertandingan kembali terbuka. Arsenal yang sebelumnya nyaman mempertahankan keunggulan kini harus kembali bekerja keras untuk menjaga peluang meraih gelar Liga Champions pertama dalam sejarah klub.
Merespons gol tersebut, pelatih Arsenal Mikel Arteta langsung melakukan perubahan taktik. Pada menit ke-66, Jurriën Timber masuk menggantikan Cristhian Mosquera untuk memperkuat lini belakang.
Tak lama berselang, Arteta juga memasukkan Viktor Gyökeres menggantikan Martin Ødegaard guna menambah daya gedor di lini depan.
Hingga menit ke-67, pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi. PSG terus menekan demi membalikkan keadaan, sementara Arsenal berupaya memanfaatkan serangan balik cepat melalui Bukayo Saka, Leandro Trossard, dan Viktor Gyökeres yang baru masuk.
Berdasarkan statistik sementara, PSG telah melepaskan delapan tembakan dengan nilai expected goals (xG) sebesar 1,09. Sementara Arsenal baru mencatat tiga tembakan dengan xG 0,34.
Dengan skor imbang 1-1 dan lebih dari 20 menit waktu normal tersisa, peluang kedua tim untuk mengangkat trofi Liga Champions masih terbuka lebar. Atmosfer final di Budapest pun semakin memanas menjelang akhir pertandingan. (A02)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini