Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 04 Juni 2026 |17:08 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K DMI • BLW • FOB TDUKU • FRC TBAYUR • FRC PLMBG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
MERANTI7 N4 (MERANTI7)
Vol: 0.5K · DMI
15025 (AGM) 15010 (IBP) 14921 (EUP) 15075 AGM ACC
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · BLW
15025 (ARM) 15010 (MM) 14951 (EOP) 15075 ARM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
14825 (AGM) 14785 (MM) 14736 (PRISCOLIN) 14875 AGM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FRC TBAYUR
14880 (WIRA) 14759 (WNI) 8000 (PRCW) 14945 WIRA ACC
N7 N4 (N7)
Vol: 0.5K · FRC PLMBG
14875 (AGM) 14860 (MM) 14771 (PRISCOLIN) 14925 AGM ACC
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi transaksi ACC dengan persaingan harga yang cukup ketat antar bidder. AGM memenangkan tender DMI, FOB TDUKU, dan FRC PLMBG, sementara ARM unggul di BLW dan WIRA memenangkan tender FRC TBAYUR. Tender LOCO LUWU belum terdapat bidder.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Dunia

Iran Tuding AS Halangi Staf Timnas Masuk Piala Dunia 2026 Meski Pemain Sudah Kantongi Visa

iran
Timnas Iran. (Foto: Ist)

JAKARTA, Sinata.id  – Pemerintah Iran menuduh Amerika Serikat melakukan diskriminasi terhadap tim nasional sepak bolanya.

Sejumlah anggota staf dan pejabat federasi dilaporkan tidak memperoleh visa untuk menghadiri Piala Dunia 2026, sebagaimana dikutip dari BBC Sport, Sabtu (6/6/2026).

Advertisement

Tuduhan itu muncul hanya beberapa jam setelah pemerintah Amerika Serikat mengonfirmasi bahwa para pemain tim nasional Iran serta staf pendukung yang dianggap diperlukan telah mendapatkan izin masuk untuk mengikuti turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Dalam pernyataannya, pemerintah AS menegaskan visa telah diberikan kepada para pemain dan staf yang dibutuhkan untuk menjalani kompetisi.

Namun Washington juga menekankan bahwa Iran tidak akan diizinkan memanfaatkan ajang olahraga tersebut untuk memasukkan individu yang dianggap berisiko keamanan ke wilayah Amerika Serikat.

Pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari Kedutaan Besar Iran di Turki. Teheran menilai keputusan itu sebagai bentuk campur tangan politik dalam olahraga dan perlakuan diskriminatif terhadap tim nasional mereka.

Iran mengklaim sebagian besar staf manajerial, pejabat eksekutif, serta penasihat teknis tim tidak memperoleh visa masuk ke Amerika Serikat.

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini