Pemerintah Spanyol menerapkan perimeter keamanan sejauh satu mil laut di sekitar kapal dan melarang kapal merapat langsung ke daratan.
Tim medis juga disiagakan di Rumah Sakit Candelaria, Tenerife, untuk mengantisipasi kemungkinan adanya pasien dengan kondisi serius.
Fasilitas isolasi khusus lengkap dengan alat tes dan ventilator telah dipersiapkan.
“ Kami benar-benar siap menghadapi situasi ini,” ujar Kepala Dokter Perawatan Intensif Mar Martin, dikutip dari BBC, Minggu (10/5/2026).
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) turut mengawasi proses evakuasi tersebut. Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus memuji respons cepat dan efektif pemerintah Spanyol dalam menangani wabah ini.
Wabah hantavirus tersebut diduga terkait lokasi pembuangan sampah di wilayah selatan Argentina yang menjadi habitat tikus pembawa virus.
Meski penularan antarmanusia tergolong jarang, tiga penumpang kapal pesiar dilaporkan meninggal dunia akibat infeksi tersebut.
Sementara itu, sebagian warga Tenerife sempat khawatir dengan kedatangan kapal tersebut. Namun pemerintah memastikan risiko penyebaran virus kepada masyarakat umum tergolong rendah. (A08)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini