Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 11 Mei 2026 |15:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15325 15217 (PAA) 15203 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15325 15217 (PAA) 15203 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14975 14774 (MNA) 14550 (PBI) - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO KEMBAYAN
14875 14624 (MNA) 14450 (PBI) - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO PARINDU
14885 14699 (MNA) 14550 (PBI) 14975 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI dan segmen LOCO
  • Persaingan harga masih cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Sains & Teknologi

Terbongkar! Neanderthal Ternyata Masih Hidup 39.000 Tahun Lalu di Spanyol

terbongkar! neanderthal ternyata masih hidup 39.000 tahun lalu di spanyol
Ilustrasi Neanderthal. ( csiccommunication)

Pematangsiantar, Sinata.id – Sebuah kawasan kecil di wilayah barat laut Spanyol menjadi saksi bisu hari-hari terakhir spesies Neanderthal di Bumi.

Di saat populasi mereka di wilayah lain mulai punah dan tergantikan oleh Homo sapiens, sekelompok Neanderthal di Galicia diketahui masih mampu bertahan hidup hingga sekitar 39.000 tahun lalu. Mereka mencari perlindungan di sebuah gua yang juga menjadi tempat hibernasi beruang gua.

Advertisement

Selama ini, para peneliti meyakini bahwa Neanderthal menghilang lebih awal dari wilayah utara Semenanjung Iberia akibat perubahan iklim ekstrem. Perubahan hutan menjadi padang rumput kering diduga memutus rantai makanan mereka.

Namun, penemuan terbaru di Gua Cova Eirós mengubah pemahaman tersebut.

Baca Juga  Samsung Galaxy A57 5G Resmi Hadir di Indonesia: Spesifikasi, Fitur, dan Harga

Melalui analisis peralatan batu dari industri Mousterian teknologi khas Neanderthal, serta sisa-sisa mamalia kecil, para ilmuwan memastikan bahwa spesies ini masih bertahan hingga 39.000 tahun lalu.

Keberadaan mereka di lokasi ini menunjukkan bahwa Galicia berfungsi sebagai refugia, yaitu kawasan perlindungan dengan hutan lebat ketika wilayah lain telah berubah menjadi padang rumput terbuka.

“Neanderthal terakhir bertahan hidup di situs ini antara 42.000 hingga 39.000 tahun lalu karena kondisi lingkungan yang mendukung,” tulis tim peneliti dalam jurnal ilmiah Quaternary International.

Berbagi Habitat dengan Beruang Gua

Meski demikian, kehidupan di Gua Cova Eirós tidak sepenuhnya aman. Berdasarkan temuan arkeologis, Neanderthal hanya menempati gua tersebut secara sporadis dan dalam waktu singkat.

Baca Juga  Spanyol, Meksiko, dan Brasil Desak AS Dialog dengan Kuba di Tengah Krisis

Menariknya, gua ini juga digunakan sebagai tempat hibernasi utama bagi beruang gua raksasa. Hal ini menunjukkan adanya pola penggunaan habitat secara bergantian antara manusia purba dan hewan predator.

Para peneliti menyebut kawasan berhutan seperti Galicia menjadi pilihan utama Neanderthal karena menyediakan sumber daya lebih baik dibandingkan wilayah terbuka yang kering.

Bertahan di Tengah Kehadiran Manusia Modern

Temuan ini memiliki arti penting dalam kajian kronologi kepunahan Neanderthal. Jejak di Cova Eirós tercatat lebih muda dibandingkan hilangnya teknologi Mousterian di wilayah lain di Iberia.

Bahkan, keberadaan mereka juga bertepatan dengan munculnya teknologi Aurignacian yang menjadi penanda kehadiran Homo sapiens.

Hal ini mengindikasikan bahwa Neanderthal masih bertahan di wilayah terpencil Galicia saat manusia modern mulai menyebar di kawasan tersebut.

Baca Juga  Enam Makanan Penurun Risiko Kanker Usus, Penting untuk Pola Hidup Sehat

Namun, kondisi tersebut juga menggambarkan perjuangan terakhir spesies ini. Mereka harus berbagi ruang dengan predator dan bertahan di sisa-sisa hutan yang tersisa.

Pada akhirnya, Neanderthal tetap punah, tetapi temuan ini menunjukkan bahwa mereka mampu bertahan lebih lama dari perkiraan sebelumnya. (kompas/A02)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini