Jakarta, Sinata.id – Sebanyak 10 kendaraan mengalami pecah ban secara beruntun di ruas Tol Jagorawi akibat kerusakan pada permukaan jalan. Insiden yang terjadi pada Kamis (30/4/2026) ini sempat viral di media sosial.
PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyatakan telah menangani kejadian tersebut serta membuka proses klaim ganti rugi bagi pengguna jalan yang terdampak.
Marketing and Communication Department Head Jasa Marga Metropolitan Tollroad Regional Division, Panji Satriya, mengungkapkan bahwa dari total 10 korban, baru lima pengguna jalan yang mengajukan klaim ganti rugi.
“Sampai saat ini, tercatat 10 pengguna jalan mengalami pecah ban dalam waktu berdekatan. Namun, hanya lima yang mengajukan klaim,” ujar Panji, Minggu (3/5/2026).
Menurutnya, sebagian pengguna jalan lainnya hanya mengalami kerusakan ringan dan langsung mendapatkan bantuan dari petugas di lokasi.
Jasa Marga memastikan seluruh pengguna jalan yang terdampak telah dihubungi. Saat ini, proses administrasi klaim masih berlangsung dan para pemohon sedang melengkapi dokumen yang dibutuhkan.
“Pengguna jalan yang mengajukan klaim sedang melengkapi persyaratan administrasi sebagai bagian dari proses penggantian,” jelas Panji.
Insiden pecah ban massal ini disebabkan oleh kerusakan pada perkerasan jalan. Jasa Marga mengaku telah melakukan perbaikan pada titik-titik yang teridentifikasi bermasalah.
Selain itu, pengawasan di seluruh ruas tol juga diperketat, terutama saat curah hujan tinggi yang berpotensi memperparah kondisi jalan.
Jasa Marga menegaskan komitmennya untuk bertanggung jawab atas kejadian ini dan terus meningkatkan kualitas layanan.
“Seluruh titik kerusakan telah diperbaiki. Ke depan, pengawasan akan diperketat untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan,” tambah Panji.
Sebelumnya, Senior Manager Representative Office 1 Jasa Marga Metropolitan Tollroad Regional Division, Alvin Andituahta Singarimbun, menyampaikan bahwa laporan pertama diterima sekitar pukul 17.40 WIB. Petugas kemudian langsung melakukan pengecekan di lapangan.
Insiden ini menjadi pengingat pentingnya pemeliharaan infrastruktur jalan tol secara berkala. Pengguna jalan juga diimbau untuk tetap waspada dan segera melapor jika menemukan kondisi jalan yang berpotensi membahayakan. (A02)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini