Medan, Sinata. id — Andar Amin Harahap resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara (Sumut) periode 2025–2030 pada Minggu (1/2/2026) malam.
Penetapan tersebut dilakukan dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sumut setelah Andar menjadi satu-satunya calon yang memenuhi seluruh persyaratan pencalonan.
Panitia Musda menyatakan Anggota DPR RI itu lolos verifikasi karena memperoleh dukungan mayoritas pemilik hak suara. Sementara bakal calon lainnya, Hendriyanto Sitorus, dinyatakan tidak memenuhi ambang batas dukungan minimal 30 persen dari total pemilik suara.
Pimpinan sidang Musda XI Golkar Sumut, Hakim Komarudin, menjelaskan bahwa hasil verifikasi Steering Committee (SC) menunjukkan Andar memperoleh dukungan sah lebih dari 50 persen. Dari total 39 pemilik hak suara, Andar mengantongi dukungan signifikan, sedangkan Hendriyanto hanya memperoleh dua dukungan sah.
Baca juga:Andar Amin Semakin Kuat Menuju Kursi Ketua DPD Golkar Sumut
“Setelah dilakukan verifikasi oleh Steering Committee, hanya Saudara Andar Amin Harahap yang memenuhi seluruh persyaratan pencalonan dengan dukungan lebih dari 50 persen,” ujar Hakim Komarudin dalam forum Musda.
Berdasarkan persetujuan forum, pimpinan sidang kemudian menetapkan mantan Bupati Padang Lawas Utara itu sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sumut periode 2025–2030 secara aklamasi. Penetapan tersebut sesuai dengan ketentuan organisasi yang mengatur bahwa apabila hanya terdapat satu calon yang memenuhi syarat, maka calon tersebut ditetapkan secara aklamasi.
Musda XI Partai Golkar Sumut diselenggarakan di Hotel JW Marriott Medan dan berlangsung selama tiga hari, mulai 31 Januari hingga 2 Februari 2026.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Sumut, Ahmad Doli Kurnia Tanjung, menegaskan bahwa Musda bukan sekadar ajang pemilihan ketua, melainkan momentum konsolidasi organisasi.
“Musda ini bukan hanya soal siapa yang menjadi ketua. Yang jauh lebih penting adalah menyamakan visi, menyatukan pandangan, dan memastikan roda organisasi bergerak ke arah yang sama,” tegas Doli.
Baca juga:Kericuhan Warnai Musda Golkar Sumut di Medan
Ia berharap kepengurusan Partai Golkar Sumut ke depan dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Golkar adalah partai besar yang mengedepankan kerja kolektif, soliditas, dan disiplin organisasi. Sebagai bagian dari pemerintahan, Golkar memiliki tanggung jawab untuk mengawal, mengingatkan, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Sumut,” ujarnya.
Usai penetapan ketua, Musda XI Golkar Sumut juga menetapkan tim formatur yang terdiri dari unsur DPP Partai Golkar, DPD Golkar Asahan, DPD Golkar Medan, serta organisasi sayap AMPI untuk menyusun kepengurusan periode 2025–2030. (A02)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini