Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Sains & Teknologi

Google dan WhatsApp Permudah Pemantauan Lokasi Secara Real-Time

google dan whatsapp permudah pemantauan lokasi secara real-time
Gambar ilustrasi. screenshot google maps

Jakarta, Sinata.id – Beragam fitur pelacakan lokasi pada ponsel pintar kembali menjadi sorotan seiring meningkatnya kebutuhan pengguna untuk memantau keberadaan perangkat maupun orang terdekat.

Sejumlah layanan digital seperti WhatsApp dan Google Maps menyediakan opsi berbagi lokasi secara real-time, sementara Find My Device dimanfaatkan untuk melacak perangkat yang hilang.

Advertisement

Fitur berbagi lokasi pada Google Maps menjadi salah satu metode paling akurat karena memanfaatkan sistem GPS. Pengguna dapat mengaktifkan menu “Berbagi Lokasi” dan mengirimkan tautan kepada pihak lain untuk memantau posisi secara langsung dalam jangka waktu tertentu. Akses ini hanya dapat berjalan jika pemilik perangkat memberikan izin.

Selain itu, WhatsApp juga menyediakan fitur “Live Location” yang memungkinkan pengguna membagikan posisi terkini dalam durasi terbatas, mulai dari 15 menit hingga delapan jam. Fitur ini umum digunakan saat koordinasi perjalanan atau pertemuan.

Baca Juga  YouTube Batasi Usia Pengguna di Indonesia, Anak di Bawah 16 Tahun Terancam Nonaktif Akun

Di sisi lain, sejumlah pengguna mencoba metode alternatif dengan melacak alamat IP melalui WhatsApp Web. Teknik ini dilakukan dengan mengakses percakapan melalui komputer, lalu memantau koneksi jaringan menggunakan perintah tertentu pada sistem operasi.

Namun, hasil pelacakan melalui IP hanya menunjukkan lokasi secara umum, seperti kota atau wilayah, dan tidak memberikan titik koordinat presisi.

Untuk kasus kehilangan perangkat, layanan Find My Device dari Google menjadi solusi resmi yang banyak digunakan.

Melalui akun Google yang terhubung, pengguna dapat melihat lokasi terakhir ponsel di peta, serta mengaktifkan fitur tambahan seperti membunyikan perangkat, mengunci akses, hingga menghapus data dari jarak jauh.

Secara teknis, pelacakan lokasi dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan, mulai dari GPS, jaringan seluler berbasis BTS, hingga alamat IP.

Baca Juga  Hasil Lengkap M7 World Championship 2026: Jadwal, Klasemen, dan Playoff

Tingkat akurasi masing-masing metode berbeda, dengan GPS menjadi yang paling presisi, sementara metode lain cenderung memberikan estimasi area.

Sebagai informasi, penggunaan fitur pelacakan tersebut umumnya mensyaratkan persetujuan pemilik perangkat, terutama pada layanan resmi yang terintegrasi di aplikasi. (A58)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini