Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 11 Mei 2026 |15:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15325 15217 (PAA) 15203 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15325 15217 (PAA) 15203 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14975 14774 (MNA) 14550 (PBI) - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO KEMBAYAN
14875 14624 (MNA) 14450 (PBI) - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO PARINDU
14885 14699 (MNA) 14550 (PBI) 14975 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI dan segmen LOCO
  • Persaingan harga masih cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Regional

Bupati Taput Dorong Petani Milenial Suplai Pangan MBG

bupati tapanuli utara, jonius taripar parsaoran hutabarat, menghadiri kegiatan penanaman serentak tomat dan cabai yang dilakukan petani milenial di desa sisordak, kecamatan parmonangan, selasa (12/5/2026).
Bupati Taput tanam bibit tomat

Taput, Sinata.id – Bupati Tapanuli Utara (Taput), Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, menghadiri kegiatan penanaman serentak tomat dan cabai yang dilakukan petani milenial di Desa Sisordak, Kecamatan Parmonangan, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan seluas sekitar dua hektare yang dikelola oleh kelompok petani milenial di bawah naungan BUMDes Terpadu Sisordak. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya penguatan sektor pertanian berbasis generasi muda di daerah.

Advertisement

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa Kabupaten Tapanuli Utara telah ditetapkan sebagai kawasan pertanian.

Oleh karena itu, ia mendorong pengembangan pola tanam yang mengombinasikan tanaman muda dan tanaman tahunan, termasuk komoditas yang dapat membantu menjaga stabilitas inflasi daerah.

Baca Juga  KAMMI Tolak Mantan Sekda Taput Jadi Sekda Tapteng

Ia juga mengingatkan pentingnya pengelolaan dana BUMDes secara berkelanjutan dan tepat sasaran. Menurutnya, penggunaan anggaran harus dirancang dengan perhitungan yang jelas, mulai dari modal hingga potensi keuntungan, sehingga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Pengelolaan tidak boleh sekadar menghabiskan anggaran. Harus ada hasil yang terukur dan manfaat yang dirasakan,” tegasnya.

Selain itu, Bupati mengajak para petani untuk meningkatkan produktivitas, mengingat terbukanya peluang pasar untuk memasok kebutuhan program MBG. Pemerintah daerah, lanjutnya, siap memberikan dukungan bagi kelompok tani yang serius mengembangkan usaha pertanian.

Langkah ini diharapkan mampu mendorong kemandirian petani sekaligus memperkuat peran sektor pertanian sebagai penopang ekonomi daerah. (SN15)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini