Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 4 Mei 2026 |15:05 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15415 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15145 EUP ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15198 (PRISCOLIN) 15097 (PAA) 15100 (AGM) 15215 PRISCOLIN ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14875 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14850 14589 (MNA) 14600 (PBI) 14965 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15035 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • PRISCOLIN unggul pada FOB TDUKU
  • Segmen LOCO masih cenderung melemah dan belum merata
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
News

Prediksi Harga Bitcoin, Ethereum, dan Solana: Sentimen Bearish Membayangi Kripto

pasar kripto masih berada dalam tekanan. prediksi harga bitcoin bertahan di atas usd 86.000 di tengah sentimen ketakutan ekstrem.
Pasar kripto masih berada dalam tekanan. Bitcoin bertahan di atas USD 86.000 di tengah sentimen ketakutan ekstrem. (Ilustrasi)

Sinata.id – Pasar kripto global kembali bergerak dalam tekanan pada perdagangan Selasa (16/12/2025), ketika sentimen negatif masih membayangi aset digital utama.

Bitcoin, Ethereum, hingga Ripple kompak berada di zona rawan, mencerminkan kehati-hatian investor di tengah ketidakpastian arah pasar.

Advertisement

Bitcoin (BTC) memang sempat bertahan di atas level USD 86.000 setelah menyentuh titik terendah harian di kisaran USD 85.266.

Namun, penguatan tersebut belum cukup mengubah gambaran besar.

Indikator psikologis pasar masih menunjukkan sinyal waspada, dengan indeks sentimen kripto berada pada kategori ketakutan ekstrem, sebuah cerminan bahwa pelaku pasar belum sepenuhnya percaya diri untuk kembali agresif.

Baca Juga: Solana Dominasi Perhatian Pasar Kripto 2025, Kalahkan Ethereum dan Jaringan Besar Lain

Baca Juga  Awan Cumulonimbus Mendominasi Langit Sumut, BMKG Ingatkan Potensi Badai hingga 27 November

Tekanan serupa juga dirasakan Solana (SOL).

Aset kripto ini melanjutkan tren penurunan untuk hari ketiga berturut-turut, dengan pelemahan lebih dari satu persen pada sesi perdagangan terkini.

Situasi diperparah oleh gangguan jaringan berupa serangan Distributed Denial of Service (DDoS) yang tercatat mencapai puncak lalu lintas hingga 6 terabit per detik.

Meski belum berdampak langsung pada operasional jaringan, insiden tersebut cukup mengguncang sentimen pelaku pasar.

Di sisi lain, data pasar derivatif turut mengirim sinyal negatif, ditandai dengan penurunan open interest serta tingkat pendanaan yang berbalik ke area minus.

Dari sisi regulasi, perhatian pasar juga tertuju ke Eropa.

Baca Juga: Era Poin Mulai Ditinggalkan, Starbucks hingga Nike Ubah Strategi Loyalitas

Baca Juga  Merasa Dipecat Dengan Semena-mena, Mantan Pemred Mistar.id Somasi Perusahaan Media

Otoritas Jasa Keuangan Inggris atau Financial Conduct Authority (FCA) resmi membuka konsultasi publik terkait rancangan aturan baru untuk aset digital.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya lanjutan pemerintah Inggris dalam membangun kerangka hukum yang lebih jelas dan menyeluruh bagi industri kripto, sekaligus memberi sinyal bahwa pengawasan terhadap aset digital akan semakin diperketat ke depan. [a46]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini