Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Nasional

Prabowo: Negara yang Dulu Merasa Hebat Kini Beli Beras dari Indonesia

prabowo: negara yang dulu merasa hebat kini beli beras dari indonesia
Presiden Prabowo Subianto berpidato pada peresmian 1.061 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih. (antara)

Nganjuk, Sinata.id – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa sejumlah negara yang sebelumnya merasa lebih unggul kini mulai membeli beras dari Indonesia di tengah krisis pangan global yang melanda berbagai negara.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Advertisement

Menurut Prabowo, kondisi tersebut menunjukkan Indonesia kini memiliki posisi penting dalam menjaga stabilitas pangan di tengah situasi global yang tidak menentu.

“Sekarang banyak negara datang membeli beras dari Indonesia. Padahal dulu mereka merasa lebih hebat,” ujar Prabowo.

Presiden menjelaskan, krisis pangan global membuat sejumlah negara produsen menghentikan ekspor komoditas pangan demi menjaga kebutuhan dalam negeri mereka. India dan Bangladesh disebut menjadi contoh negara yang membatasi ekspor beras, jagung, dan gandum.

Baca Juga  Kabar Gembira, Inggris Berikan 10.000 Bea Siswa untuk Mahasiswa Indonesia

Di tengah kondisi tersebut, Indonesia dinilai berhasil menjaga ketersediaan pangan nasional sehingga mampu membantu negara lain yang membutuhkan pasokan beras.

Meski demikian, Prabowo menegaskan pemerintah tetap mengutamakan keamanan pangan dalam negeri sebelum melakukan ekspor ke negara lain.

“Yang utama adalah mengamankan kebutuhan rakyat kita terlebih dahulu,” tegasnya.

Prabowo juga meminta Perum Bulog agar tidak menjual beras dengan harga terlalu murah meski permintaan dari luar negeri meningkat.

Menurutnya, harga jual beras harus tetap memberikan keuntungan kepada petani Indonesia sekaligus menjaga stabilitas stok pangan nasional.

“Jangan jual terlalu murah. Krisis ini bisa berlangsung lama,” katanya.

Presiden menilai ketahanan pangan merupakan faktor penting bagi keberlangsungan suatu bangsa. Ia menegaskan bahwa persoalan pangan bukan hanya soal harga murah, melainkan tentang ketersediaan pasokan untuk masyarakat.

Baca Juga  Mendikdasmen Apresiasi Inovasi Literasi Siswa MAN

“Survival bangsa bukan sekadar lebih murah, tetapi ada atau tidak pangan itu,” ujar Prabowo.

Ia juga menyoroti keberhasilan swasembada pangan Indonesia yang disebut lahir dari kerja sama berbagai pihak, mulai dari petani hingga unsur TNI dan Polri yang turut membantu sektor pertanian.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyebut program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat ekonomi desa sekaligus mendukung distribusi hasil pertanian di berbagai daerah.

Peresmian itu menandai beroperasinya 1.061 koperasi di sejumlah daerah, terdiri dari 530 unit di tujuh kabupaten di Jawa Timur dan 531 unit di delapan kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Pemerintah juga menargetkan pembangunan total 80 ribu gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dalam beberapa tahun ke depan.

Baca Juga  Empati untuk Korban Bencana, Mal di Jakarta Tiadakan Pesta Kembang Api Tahun Baru

Saat ini, melalui PT Agrinas Pangan Nusantara, pemerintah tengah membangun 25 ribu unit koperasi tambahan dan menargetkan 30 ribu koperasi dapat beroperasi penuh pada Agustus 2026. (A02)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini