Banyuwangi, Sinata.id – Madrasah menunjukkan peran yang semakin luas dalam penguatan literasi. Hal ini terlihat saat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, meninjau stan inovasi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Banyuwangi di Taman Blambangan, usai upacara Hari Pendidikan Nasional 2026, Jumat (2/5/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Menteri didampingi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dan Wakil Bupati Mujiono. Rombongan disambut Kepala MAN 1 Banyuwangi, Sugeng Mariyono, yang memaparkan berbagai karya kreatif, inovasi pembelajaran, serta program unggulan madrasah.
Salah satu yang ditampilkan adalah buku kumpulan cerpen berjudul Mbelimbing Bumi karya Nurul Ludfia Rochmah, guru MAN 1 Banyuwangi yang juga Ketua HISKi Komisariat Banyuwangi. Buku tersebut diserahkan sebagai cinderamata oleh Ketua Lentera Sastra Banyuwangi, Syafaat.
Saat menerima buku tersebut, Menteri Abdul Mu’ti menanyakan asal penulis karya tersebut. Pihak madrasah kemudian menjelaskan bahwa budaya literasi telah menjadi bagian dari kegiatan rutin, dengan penerbitan buku yang dilakukan secara berkala melalui kolaborasi antara siswa dan guru.
Menteri Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasi terhadap praktik literasi yang dijalankan madrasah. Ia menilai kegiatan menulis dan menerbitkan karya secara konsisten merupakan langkah nyata dalam mendorong produktivitas peserta didik.
Kepala MAN 1 Banyuwangi, Sugeng Mariyono, menyatakan apresiasi dari pemerintah menjadi dorongan bagi pihaknya untuk terus mengembangkan inovasi di bidang pendidikan dan literasi.
Kunjungan Mendikdasmen merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 serta menampilkan berbagai inovasi pendidikan yang dikembangkan di daerah. (A18)
Sumber: Situs Kemenag









Jadilah yang pertama berkomentar di sini