Info Market CPO
πŸ—“ Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.5K β€’ 0.2K β€’ 2.6K β€’DMI β€’ DMI β€’ LOCO PARINDU β€’ FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K Β· FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Model
Nasional

Pemerintah Kucurkan Bantuan Rp8 Juta per KK untuk Korban Banjir di Aceh, Sumut-Sumbar

lebih dari 128 ribu rumah rusak sebagai dampak bencana banjir bandang di sumatera utara dan aceh.
Lebih dari 128 ribu rumah rusak sebagai dampak bencana banjir bandang di Sumatera Utara dan Aceh. (Ist)

Sinata.id – Pemerintah memastikan bantuan tunai segera disalurkan kepada warga terdampak banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Melalui Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya, pemerintah menegaskan setiap kepala keluarga akan menerima bantuan minimal Rp8 juta sebagai bentuk kehadiran negara dalam membantu pemulihan pascabencana.

Advertisement

Dalam pertemuan bersama Menteri Sosial, Teddy menegaskan bahwa setiap kepala keluarga yang terdampak banjir akan menerima bantuan tunai dengan nilai minimal Rp8 juta.

β€œBantuan ini ditujukan untuk meringankan beban hidup masyarakat sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana,” demikian disebutnya, dikutip Kamis (25/12/2025).

Rinciannya, dana tersebut terbagi menjadi dua pos utama. Sebesar Rp3 juta dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan harian warga yang terdampak langsung, sementara Rp5 juta lainnya disiapkan sebagai modal pemulihan ekonomi agar keluarga korban dapat kembali bangkit dan beraktivitas secara mandiri.

Baca Juga  Bangun SPPG MBG Butuh Modal Hingga Rp6 Miliar, Ini Rincian Biayanya

Pemerintah menegaskan penyaluran bantuan dilakukan secara terukur dan tepat sasaran, dengan mengutamakan keluarga yang terdampak paling parah.

β€œLangkah ini menjadi bagian dari komitmen negara untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya saat menghadapi situasi darurat akibat bencana alam,” tambahnya.

Selain bantuan tunai, koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah terus diperkuat guna memastikan penanganan korban banjir berjalan cepat, efektif, dan berkelanjutan. [a46]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini