Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 11 Mei 2026 |15:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15325 15217 (PAA) 15203 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15325 15217 (PAA) 15203 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14975 14774 (MNA) 14550 (PBI) - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO KEMBAYAN
14875 14624 (MNA) 14450 (PBI) - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO PARINDU
14885 14699 (MNA) 14550 (PBI) 14975 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI dan segmen LOCO
  • Persaingan harga masih cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Dunia

Benjamin Netanyahu Umumkan Kanker Prostat: Fakta Mengejutkan di Balik Penundaan Pengumuman!

benjamin netanyahu umumkan kanker prostat: fakta mengejutkan di balik penundaan pengumuman!
PM Israel, Benjamin Netanyahu (Istimewa)

Jakarta, Sinata.d – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengungkapkan bahwa ia didiagnosis menderita kanker prostat dan telah menjalani perawatan medis. Pengumuman ini disampaikan pada Jumat, 24 April 2026, yang juga menjadi pengakuan pertama Netanyahu terkait kondisi kesehatan pribadinya.

Dalam pernyataannya, Netanyahu menyebutkan bahwa ia menjalani operasi pengangkatan prostat sekitar satu setengah tahun yang lalu. Namun, pada Februari 2026, ia kembali didiagnosis dengan tumor baru. Tumor tersebut, menurut Netanyahu, telah berhasil ditangani melalui terapi radiasi di Rumah Sakit Hassadah di Yerusalem.

Advertisement

Penundaan Pengumuman untuk Menghindari Propaganda

Netanyahu menjelaskan bahwa alasan ia tidak segera mengumumkan kondisi medisnya adalah untuk mencegah penyebaran “propaganda palsu”. Ia mengungkapkan bahwa ia meminta agar publikasi kondisi kesehatannya ditunda selama dua bulan, terutama untuk menghindari dampak negatif pada moral publik di tengah ketegangan hubungan Israel dan Iran yang melibatkan Amerika Serikat.

Baca Juga  Israel Ubah Aturan Main di Tepi Barat, Dunia Soroti Arah Aneksasi De Facto

“Saya meminta agar informasi ini tidak diumumkan saat puncak peperangan dengan Iran, karena kami fokus pada keamanan negara,” kata Netanyahu, sebagaimana dikutip oleh Associated Press.

Kanker Prostat dalam Stadium Awal dan Kondisi Remisi

Aharon Popovster, direktur unit onkologi yang merawat Netanyahu, memberikan kabar baik bahwa kanker yang diderita Netanyahu terdeteksi pada stadium awal. Ia juga menambahkan bahwa Netanyahu kini telah memasuki masa remisi, berkat serangkaian perawatan dan tes medis.

“Kami dapat memastikan bahwa berdasarkan hasil tes, penyakit ini telah menghilang,” ujar Popovster. Kanker prostat, lanjut Popovster, adalah jenis kanker yang cukup umum pada pria seumur Netanyahu, yang kini berusia 76 tahun.

Baca Juga  Suster Maria Lucia, Biarawati Pembawa Bantuan Ukraina Terima Penghargaan Langsung dari Zelenskyy

Spekulasi Kesehatan Netanyahu di Tengah Perang AS-Israel dengan Iran

Beberapa minggu sebelum pengumuman ini, kondisi kesehatan Netanyahu telah memicu berbagai spekulasi. Isu kesehatan sang perdana menteri mencuat di tengah ketegangan yang meningkat dalam perang antara AS-Israel dan Iran. Bahkan, rumor yang tidak berdasar sempat beredar di media sosial yang mengklaim bahwa Netanyahu telah meninggal dunia, yang tentu saja dibantah dengan tegas oleh pihak pemerintah.

Meskipun begitu, Netanyahu kini berkomitmen untuk melanjutkan tugasnya sebagai perdana menteri dan tetap fokus pada stabilitas dan keamanan negara Israel.(A07)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini