Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
News

Kronologi Bocah 7 Tahun Tewas Tertimbun di Lokasi Proyek Perumahan

kasus bocah tewas tertimbun tanah di tambun nabolon berujung perdamaian
Lokasi korban tertimbun tanah proyek perumahan. ist

Pematangsiantar, Sinata.id – Duka mendalam menyelimuti keluarga Suriono (65 tahun), warga Kelurahan Tambun Nabolon, Pematangsiantar. Cucu tercintanya, KA (7 tahun), ditemukan tewas terkubur di lokasi proyek perataan tanah diduga untuk perumahan, setelah hilang selama dua hari. Almarhum diceritakan sebagai anak baik dan suka menolong itu akhirnya dikebumikan Jumat (2/1/2026) lalu.

Kronologi kejadian berawal pada Rabu (31/12/2025) sore. Menurut penuturan sang kakek, Suriono, kepada media, saat itu ia sedang beristirahat di rumah seusai pulang dari rawat inap rumah sakit. Sekitar pukul 13.00 WIB, KA meminta izin untuk bermain bersama teman-temannya.

Advertisement

“Mamak dan neneknya pergi cari botot (barang bekas). Aku di rumah sama dia, kemudian dia pergi main,” ucapnya, Senin (5/1/2026).

Baca juga: Bocah 7 Tahun Tewas Tertimbun Tanah Proyek, Polres Siantar Gelar Penyelidikan

Baca Juga  Dua Prajurit TNI Wakili RI Lomba Hafalan Al-Qur’an di Libya

Namun, hingga sore hari, KA tidak pulang. Kekhawatiran keluarga pun memuncak. Pencarian segera dilakukan oleh keluarga dan warga.

“Mulai jam 4 kami cariin dia. Sampai jam 2 malam (1/1/2026) kami cariin tapi tidak ketemu,” ujarnya.

Kemudian, pada Kamis (1/1/2026) siang sekitar pukul 13.00 WIB, keluarga melaporkan kehilangan KA ke kepolisian. Fokus pencarian kemudian pada sebuah proyek perataan tanah di wilayah tersebut.

“Kami cariin jumpa selop, itulah titik kami cariin. Tambah yakin kami lokasi di situ,” tutur Suriono.

Meski awalnya pihak kepolisian mengusulkan pencarian dilanjutkan keesokan harinya karena sudah malam, keluarga bersikeras untuk melanjutkan. Setelah menggali timbunan tanah di lokasi proyek, jasad KA akhirnya ditemukan. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum untuk dilakukan visum sebelum akhirnya dipulangkan ke rumah.

Baca Juga  Sasar Anak Perempuan, Pelaku Curas Lintas Provinsi Akhirnya Dirangkus Polda Sumut

Suriono mengungkapkan KA sebagai cucu yang sangat dekat dan manja padanya.

“Almarhum orangnya baik, suka membantu, kawannya banyak dan disenangi para orang tua di sini,” ucapnya.

Baca juga: Bocah 7 Tahun Tertimbun Tanah Proyek di Siantar, Ditemukan Tewas di Hari ke-2

Antara ia dan cucunya itu sangat kuat. “Kemanapun dia ikut, mandi, tidur itu sama ku. Kadang sampai tiga dolok cari botot. Makanya aku gak bisa melupakan itu,” tuturnya.

Suriono mencoba untuk ikhlas dan KA akhirnya dikebumikan pada Jumat (2/1/2026) pagi sekitar pukul 10.00 WIB.

“Hatiku kecilku gak tahan. Cuma dibandingkan dengan kejadian lainnya seperti bencana di Sibolga, Aceh dan Sumbar, ya kita ikhlas lah biar Almarhum tenang,” katanya.

Baca Juga  Sialnya Juladi Siagian dan Imelda Tobing, Diusir Warga Sekampung Karena Dituding Kerap Bikin Resah

Sebelumnya, Seorang bocah berinisial KA, 7 tahun, ditemukan meninggal dunia diduga akibat tertimbun tanah di Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar.

Berdasarkan keterangan Lurah Tambun Nabolon, Tri Yunita, korban dilaporkan hilang pada Rabu sore. Proses pencarian berawal dari penemuan sandal milik korban di sekitar lokasi.

“Semalam hilangnya (Rabu 31/12/2025). Kemungkinan hilangnya kemarin sore, karena ada sandalnya di situ, jadi inisiatif warga melihat ke situ,” ucapnya, melalui sambungan telepon, Kamis malam (1/1/2026).

Lanjutnya, KA diketahui sedang bersama seorang teman berinisial D, yang merupakan cucu dari Ketua RT. Jenazah korban saat ini masih berada di rumah sakit.

“Yang penting anak itu sudah dapat ya, Alhamdulillah,” ujarnya. (SN14)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini