Info Market CPO
🗓 Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K •DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Pematangsiantar

Kinerja Wali Kota Siantar Belum Mencerminkan Visi dan Misi, Ada 35 Poin yang Perlu Ditingkatkan

pansus dprd untuk lkpj wali kota pematangsiantar ta 2025 menyatakan secara umum, bahwa kinerja pemko pematangsiantar ta 2025 belum mencerminkan visi dan misi wali kota pematangsiantar.
Ketua Pansus Alfonso Sinaga saat meyerahkan laporan hasil kerja pansus kepada Ketua DPRD Timbul Lingga

Pematangsiantar, Sinata.id – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Pematangsiantar untuk LKPJ Wali Kota Pematangsiantar Tahun Anggaran (TA) 2025 sampaikan laporan hasil kerja kepada Pimpinan DPRD Pematangsiantar, Sabtu (25/4/2026) di Ruangan Rapat Gabungan Komisi.

Laporan hasil kerja diserahkan Ketua Pansus Alfonso Sinaga bersama anggota kepada Ketua DPRD Pematangsiantar, Timbul Marganda Lingga, didampingi Wakil-wakil Ketua DPRD, Daud Simanjuntak dan Frengki Boy Saragih.

Advertisement

Sebelum diserahkan, Alfonso membacakan laporan hasil kerja Pansus untuk LKPJ Wali Kota Pematangsiantar TA 2025.

Pada laporan hasil kerja Pansus, terdapat 87 poin berupa rekomendasi yang diharapkan menjadi rekomendasi DPRD Pematangsiantar.

Sementara, dari 87 poin rekomendasi, ada 35 poin yang diharapkan Pansus, agar Wali Kota Pematangsiantar meningkatkan kinerjanya melalui organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Pematangsiantar.

Baca Juga  Syaiful Rizal Jelaskan Lahirnya Dua Penilaian SKP Atas Dirinya

Sedangkan poin lainnya, pada rekomendasinya, Pansus meminta wali kota melalui OPD untuk berinovasi, melakukan penguatan pengawasan, pemutakhiran data, lebih tanggap dan responsif, melakukan analisis kebutuhan pegawai, serta permintaan lainnya.

Sementara pada bagian kesimpulan, Pansus DPRD untuk LKPJ Wali Kota Pematangsiantar TA 2025 menyatakan secara umum, bahwa kinerja Pemko Pematangsiantar TA 2025 belum mencerminkan visi dan misi Wali Kota Pematangsiantar.

Diakui Pansus, meski kinerja Pemko Pematangsiantar alami peningkatan, namun capaian pembangunan dan pelayanan publik dinilai belum menunjukkan hasil yang diharapkan.

“Masih ditemukan ketidakefisienan, ketidaktepatan sasaran program, serta optimalisasi sumber daya yang belum maksimal, realisasi pendapatan asli daerah yang belum mencapai target,” ucap Alfonso saat membacakan laporan hasil kerja pansus yang dipimpinnya.

Baca Juga  Sampaikan Aspirasi Soal Jadup, Warga Unjuk Rasa di DPRD Tapteng

Lebih lanjut Alfonso menyampaikan, agar hasil pembahasan LKPJ dapat menjadi dasar bagi Pemko Pematangsiantar untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperbaiki tata kelola pemerintahan, serta memastikan setiap kebijakan dan program dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Panitia Khusus DPRD berharap, agar seluruh rekomendasi yang telah disampaikan dapat ditindaklanjuti secara sungguh-sungguh oleh Pemerintah Kota Pematangsiantar,” tandasnya.

Usai diterima, Anggota DPRD melanjutkan rapat untuk membahas laporan hasil kerja pansus untuk menentukan poin yang menjadi rekomendasi DPRD Pematangsiantar. (A18)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini