Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Dunia

Iran Hancurkan 16 Situs Militer AS di Timur Tengah, Kerugian Tembus Rp433 Triliun

iran hancurkan 16 situs militer as di timur tengah, kerugian tembus rp433 triliun
Jet tempur F5 mili Iran. (afp)

Teheran, Sinata.id – Iran dilaporkan merusak sedikitnya 16 lokasi militer Amerika Serikat (AS) di delapan negara Timur Tengah dalam konflik yang melibatkan AS dan Israel sejak 28 Februari.

Temuan ini berdasarkan investigasi CNN yang mengutip keterangan seorang ajudan Kongres AS yang mengetahui penilaian kerusakan tersebut. Disebutkan, sejumlah fasilitas bahkan mengalami kerusakan berat hingga nyaris tidak dapat digunakan kembali.

Advertisement

“Ada spektrum penilaian kerusakan, mulai dari fasilitas yang hancur total hingga yang masih dapat diperbaiki karena nilai strategisnya,” ujar sumber tersebut.

Target Serangan: Radar, Komunikasi, hingga Pesawat

Berdasarkan citra satelit dan analisis lapangan, sasaran utama Iran meliputi sistem radar canggih milik AS, sistem komunikasi militer, dan pesawat tempur yang ditempatkan di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga  Demo Protes Pemilu Tanzania Ricuh, 700 Orang Tewas

Sebagian besar aset tersebut bernilai tinggi dan sulit digantikan. Investigasi juga menunjukkan bahwa target yang dipilih merupakan fasilitas paling vital dan efisien untuk dilemahkan.

“Sistem radar merupakan aset paling mahal dan terbatas yang dimiliki AS di kawasan ini,” kata sumber dari Kongres seperti dilansir Sabtu (2/5/2026).

Kerugian Mencapai USD 25 Miliar

Pelaksana Tugas Pengawas Keuangan Pentagon, Jules Hurst III, menyatakan konflik dengan Iran telah membebani pembayar pajak AS hingga 25 miliar dolar AS atau sekitar Rp433 triliun.

Sementara itu, perbaikan markas besar Armada Kelima Angkatan Laut AS diperkirakan menelan biaya hingga 200 juta dolar AS, menurut laporan pejabat Kongres kepada media internasional.

Baca Juga  Iran Pamer Kekuatan Lewat Latihan Militer Bersama Rusia dan China

Laporan lain menyebutkan sejumlah fasilitas militer AS yang menjadi sasaran serangan, di antaranya Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait, Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar, dan fasilitas penyimpanan amunisi di Irak utara.

Serangan ini menunjukkan eskalasi signifikan dalam konflik di kawasan Timur Tengah, sekaligus memperlihatkan kemampuan Iran dalam menargetkan infrastruktur militer strategis milik AS. (A02)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini