Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 20 Mei 2026 |18:50 WIB |Volume: 0.5K • 2.6K • 0.5K • 0.5K • 0.2K DMI • FOB PALOPO • DMI • DMI • LOCO PARINDU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
- 11010 (MNA) - 15150 WD
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi status WD. Tender DMI mencatat CTR di level 15.500 dengan bidder IMT, IBP, dan PAA. Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder. Tender LOCO PARINDU mencatat penawaran MNA di level 11.010 dengan CTR 15.150.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Nasional

Ephorus HKBP Nilai Ceramah Jusuf Kalla Tak Mengandung Penistaan Agama

ephorus hkbp dan jusuf kalla.
Ephorus HKBP Pdt Dr Victor Tinambunan dan Jusuf Kalla saat memberikan keterangan pers, Sabtu (25/4/2026). (Foto: Facebook)

Jakarta, Sinata.id – Ephorus HKBP Pdt. Dr. Victor Tinambunan menilai ceramah Jusuf Kalla yang belakangan ramai diperbincangkan tidak mengandung unsur penistaan agama.

Penilaian itu disampaikan usai pertemuan dengan Jusuf Kalla di Jakarta, Sabtu (25/4/2026) malam.

Advertisement

Victor mengatakan dirinya telah menyimak secara utuh video ceramah Jusuf Kalla berdurasi 43 menit yang disampaikan di Universitas Gadjah Mada.

Setelah mendengarkan keseluruhan isi ceramah tersebut, ia menyimpulkan tidak ada unsur penghinaan terhadap agama Kristen.

“Dalam pemahaman saya, tidak terdapat unsur penistaan terhadap agama Kristen dalam penyampaian tersebut,” ujar Victor, dikutip dari akun Facebook pribadinya pada Minggu (26/4/2026).

Dalam pertemuan itu, Victor didampingi sejumlah tokoh HKBP, yakni Pdt. Oloan Nainggolan (Praeses DKI), Pdt. Henri Napitupulu (Praeses Bekasi), Pdt. Ridoi Batubara (Praeses Deboskab), Pdt. Sumihar Sinaga (Praeses Banten), serta Pdt. Dr. Richard Daulay, mantan Sekretaris Umum PGI.

Ia menjelaskan, pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat persaudaraan.

Selain membahas polemik yang berkembang, keduanya juga berbicara mengenai pentingnya menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia.

Victor mengajak masyarakat untuk tetap tenang, bijaksana, dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai tafsir yang berpotensi merusak kebersamaan.

Menurutnya, dialog dan saling memahami jauh lebih penting dalam menyikapi perbedaan pandangan.

Ia juga menyampaikan penghargaan atas sikap toleran mayoritas umat Muslim di Indonesia yang selama ini ikut menjaga harmoni kehidupan beragama.

Namun demikian, Victor mengingatkan masih ada sejumlah pekerjaan rumah bersama, terutama terkait kebebasan beribadah dan proses pendirian rumah ibadah di beberapa daerah.

“Ke depan, menjadi tanggung jawab kita bersama untuk terus merawat dan menumbuhkan kerukunan antarumat beragama. Kerukunan ini bukan sekadar cita-cita, melainkan fondasi kokoh bagi kemajuan, keadilan, dan persatuan bangsa Indonesia,” katanya.

Sebelumnya, pada 11 April 2026, Victor sempat meminta klarifikasi terkait isi ceramah Jusuf Kalla yang beredar di media sosial.

Namun setelah mendengarkan penjelasan lengkap dan menyimak video secara utuh, ia menegaskan tidak ada unsur penistaan agama dalam ceramah tersebut. (A08)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini