Taput, Sinata.id – Ephorus Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Pdt Dr Victor Tinambunan merespons isu yang sedang viral di jagat medsos terkait ucapan eks Wapres RI Jusuf Kalla.
Beredar potongan video, Jusuf Kalla berbicara dari sebuah mimbar, menyebut agama gampang dijadikan alasan konflik seperti di Poso dan Ambon.
Karena Islam dan Kristen berpendapat mati atau menewaskan orang itu syahid.
“Kristen juga begitu, kalau saya bunuh orang Islam saya syahid. Kalau saya mati pun saya syahid,” katanya, dalam bagian ceramahnya.
Terhadap apa yang beredar ini, Pdt Victor meminta semua pihak untuk tetap berpegang pada kejernihan berpikir, sikap bijaksana, serta semangat persatuan.
“Apabila benar terdapat pernyataan yang menyebutkan bahwa “orang Kristen yang dibunuh atau membunuh orang Islam adalah syahid”, maka hal tersebut patut diluruskan, karena ajaran Kekristenan tidak mengenal ajaran demikian. Pernyataan seperti itu berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan mengganggu harmoni yang selama ini kita jaga bersama,” kata Pdt Victor dikutip dari laman Facebook resminya, Sabtu (11/04/2026).
Seturut dengan itu, ephorus menyampaikan dua usulan. Pertama, apabila pernyataan tersebut tidak pernah disampaikan, mengingat di era teknologi saat ini berbagai bentuk rekayasa informasi sangat mungkin terjadi, maka klarifikasi dari Jusuf Kalla akan sangat membantu meredakan keresahan publik.
“Kedua, apabila pernyataan tersebut memang pernah diutarakan, maka sebagai seorang tokoh nasional yang dihormati, kiranya permohonan maaf akan menjadi langkah bijak yang mencerminkan keteladanan dan kebesaran jiwa,” sebutnya.
Ephorus kemudian meminta semua umat Kristiani, serta segenap warga bangsa tanpa terkecuali, untuk tetap menjaga ketenangan hati dan kejernihan sikap.
Kerukunan antarumat beragama kata ephorus, adalah fondasi kokoh bagi kemajuan bangsa ini.
“Kita memiliki begitu banyak tantangan bersama yang menuntut perhatian dan kerja sama; janganlah kita menambah beban dengan memperuncing perbedaan yang seharusnya dapat kita rajut dalam semangat persaudaraan,” tandasnya. (A08)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini