Info Market CPO
🗓 Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K •DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Pematangsiantar

Dishub Siantar Rekomendasikan Izin Operasional Bajaj RE

dishub siantar rekomendasikan izin operasional bajaj re
Bajaj RE beroperasi di Kota Pematangsiantar

Pematangsiantar, Sinata.id – Sejak kemarin, Senin 15 September 2025, Bajaj RE resmi beroperasi di Kota Pematangsiantar.

Bajaj RE beroperasi, disebut telah memperoleh rekomendasi dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pematangsiantar.

Advertisement

Rekomendasi merupakan syarat untuk memperoleh izin operasional dari Kementerian Perhubungan.

“Kemarin ada CV yang datang minta rekomendasi. Belum tahu udah keluar atau belum izinnya itu,” ucap Kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Darat (Hubdat) Dishub Kota Pematangsiantar, Agresa Afandi, Senin (15/9/2025).

Agresa mengatakan, Dishub hanya menerbitkan rekomendasi, sebagai syarat untuk mendapatkan izin operasional dari Kementerian Perhubungan melalui aplikasi OSS yang dikelolah Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

“Karena mereka ordernya dari aplikasi, maka izinnya itu nanti langsung dari Kementerian Perhubungan, kalau tidak salah, “ujarnya.

Baca Juga  Kasus DBD di Siantar Turun, Kadis Kesehatan Ajak Warga Aktif Mencegah

Ia juga menjelaskan, bahwa pihaknya telah berkonsultasi dengan pengusaha Bajaj, supaya Bajaj RE tidak mangkal di pusat keramaian.

“Karena Bajaj RE berbasis online, jadi ngetem di mana saja bisa masuk orderan. Dan mereka nanti tersebar di 8 kecamatan,” ucapnya

Agresa juga mengusulkan, agar kuantitas Bajaj RE dibatasi. “Jangan banyak-banyak dulu direkomendasi. Nanti bisa macet lagi Siantar,” tutur Agresa.

“Untuk sementara 20 unit dulu. Kalau customernya sudah banyak, target mereka adalah 500 unit armada,” katanya. (SN14)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini