Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Simalungun

Dinas Koperasi Simalungun Diduga Manipulasi Data KDMP, Kadis Buka Suara

dinas koperasi simalungun diduga manipulasi data kdmp, kadis buka suara
Kantor Dinas Koperasi UKM Simalungun. (istimewa)

Simalungun, Sinata.id – Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kabupaten Simalungun diduga mengarahkan manipulasi data Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) demi mengejar target pelaporan yang ditetapkan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan dugaan tersebut muncul dalam rapat koordinasi percepatan KDMP yang digelar di Kantor Dinas Koperasi UKM Kabupaten Simalungun pada Rabu (13/5/2026).

Advertisement

Rapat itu disebut melibatkan salah seorang kepala bidang (kabid), sejumlah staf dinas, serta para Business Assistant (BA) dan Project Management Officer (PMO) dari Kementerian Koperasi.

“Iya benar, ada pertemuan,” ujar seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan, Kamis (14/5/2026).

Menurut sumber tersebut, dalam rapat itu para BA dan PMO diduga diarahkan untuk mempercepat pelaporan Rapat Anggota Tahunan (RAT) KDMP se-Simalungun dengan target capaian tertentu.

Baca Juga  Pansus PPPK Simalungun Tertahan Bimtek

Setiap BA yang mendampingi sekitar 10 koperasi disebut diminta menyelesaikan pelaporan untuk minimal tujuh koperasi binaannya sebelum tenggat waktu 20 Mei 2026.

“Kalau target 70 persen tidak tercapai, kami disebut bisa tidak digaji,” ungkap sumber tersebut.

Ia juga mengaku honor pendamping lapangan disebut mengalami keterlambatan pembayaran dalam dua bulan terakhir.

“Honor kami sempat menunggak dua bulan dan baru dibayarkan satu bulan. Padahal itu menjadi pegangan kami untuk turun ke lapangan mendampingi pengurus koperasi,” katanya.

Menanggapi tudingan tersebut, Kepala Dinas Koperasi UKM Kabupaten Simalungun, Benri Sipayung, membantah adanya manipulasi data di instansinya.

“Kalau informasi itu tidak akurat bagaimana?” ujar Benri saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Baca Juga  Lowongan Manajer Koperasi Desa Merah Putih 2026 Resmi Dibuka, 30.000 Formasi untuk Lulusan D4-S1

Ia menegaskan pihaknya tidak pernah mengarahkan manipulasi data karena tidak ada manfaat dari tindakan tersebut.

“Tidak ada manipulasi. Tidak ada manfaatnya melakukan itu,” katanya.

Terkait keterlambatan pembayaran honor BA dan PMO, Benri menyebut hal tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat, bukan pemerintah daerah.

“Itu bukan wewenang kami, termasuk soal penggajian. Semua merupakan kewenangan pusat,” ujarnya.

Menurut Benri, sistem pembayaran honor pendamping lapangan berkaitan dengan pencapaian target yang ditentukan oleh pihak pusat.

“Kalau memang target tidak tercapai, itu menjadi dasar dari pusat terkait pembayaran honor,” tutupnya. (SN14)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini