Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Regional

Di Usia 23 Tahun, Influencer Disabilitas Reinhard Raji Manurung Rayakan Ulang Tahun Bersama Anak Panti Asuhan

di usia 23 tahun, influencer disabilitas reinhard raji manurung rayakan ulang tahun bersama anak panti asuhan
Reinhard Raji Manurung berfoto bersama anak-anak dan pengurus Panti Asuhan Vita Dulcedo, Kota Pematangsiantar, usai merayakan ulang tahunnya yang ke-23 dengan penuh kebersamaan, doa, dan berbagi kasih kepada penghuni panti asuhan. (Foto: Sinata/ BN)

Pematangsiantar, Sinata.id – Di tengah tren perayaan ulang tahun yang identik dengan pesta mewah, restoran mahal, dan hiburan glamor, seorang pemuda penyandang disabilitas di Kota Pematangsiantar justru memilih merayakan hari spesialnya dengan cara sederhana namun penuh makna.

Pemuda tersebut adalah Reinhard Raji Manurung, S.H., yang dikenal sebagai influencer TikTok melalui akun SI OPPUNG_MANS. Tepat pada 6 Mei 2026, di usia ke-23 tahun, Raji memilih merayakan ulang tahunnya bersama anak-anak Panti Asuhan Vita Dulcedo yang berada di Jalan Melanton Siregar, Kecamatan Siantar Marihat, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, Rabu, (06/05/2026).

Advertisement

Tidak ada pesta besar ataupun dekorasi mewah dalam perayaan tersebut. Hanya balon sederhana, kue ulang tahun, doa bersama, dan kebersamaan hangat bersama anak-anak panti asuhan. Namun dari kesederhanaan itulah terpancar kebahagiaan yang begitu tulus.

Kehadiran Raji di panti asuhan itu bukanlah hal baru. Anak-anak di sana telah lama mengenalnya sebagai sosok yang sering datang berbagi kasih dari hasil live TikTok yang dijalaninya setiap hari. Bagi mereka, Raji bukan sekadar tamu, tetapi sudah dianggap sebagai abang dan sahabat yang selalu membawa kebahagiaan.

Baca Juga  Polres Aceh Timur Bekuk Pengedar Ganja, dan Sita BB 1,6 Kg

Meski hidup dengan keterbatasan fisik, Raji tidak pernah menjadikan kondisi tersebut sebagai alasan untuk berhenti berbagi kepada sesama. Ia justru menunjukkan bahwa ketulusan hati jauh lebih besar daripada segala keterbatasan yang dimiliki manusia.

“Tidak menunggu kaya maka kita berbagi, tapi dimulai dari hal kecil, karena inti kekayaan yang sesungguhnya adalah ketika kita merasa puas dan cukup, maka di situlah inti kekayaan yang sesungguhnya,” ujar Raji dengan mata berkaca-kaca.

Ucapan sederhana itu membuat suasana menjadi haru. Anak-anak panti dan para pengurus tampak terdiam mendengarkan pesan yang keluar dari hati seorang pemuda yang tetap memilih bersyukur dan berbagi di tengah keterbatasannya.

di usia 23 tahun, influencer disabilitas reinhard raji manurung rayakan ulang tahun bersama anak panti asuhan
Reinhard raji manurung bersama anak-anak panti asuhan vita dulcedo, kota pematangsiantar, saat merayakan ulang tahunnya yang ke-23 dengan penuh kesederhanaan dan kebersamaan. Momen tersebut diwarnai sukacita, doa bersama, serta berbagi kasih kepada anak-anak panti asuhan. (foto: sinata/ bn)

Dalam momen tersebut, tampak pula kehadiran sang ibu, Aulita Sinaga, S.Ag., yang selama ini menjadi sumber kekuatan utama dalam hidup Raji. Sebagai seorang guru agama Katolik, Aulita dikenal menanamkan nilai-nilai disiplin, kerja keras, dan rasa syukur kepada anaknya sejak kecil.

Di tengah keterbatasan yang dimiliki Raji, sang ibu tidak pernah mengajarkan anaknya untuk menyerah pada keadaan. Sebaliknya, ia terus membimbing Raji agar tumbuh menjadi pribadi yang kuat dan bermanfaat bagi orang lain.

Baca Juga  Di Balik Keterbatasan, Reinhard Raji Manurung Menyulam Harapan dari Ketulusan yang Nyaris Terlupakan

“Rajin, disiplin, dan kerja keras harus tetap dilakukan walaupun kita memiliki kekurangan,” pesan yang selalu ditanamkan sang ibu.

Kehadiran keluarga semakin melengkapi suasana hangat dalam perayaan tersebut. Uda Raji, Marolop S. Manurung, MBA, turut hadir memberikan dukungan dan kebersamaan bagi adiknya.

Perayaan ulang tahun itu diisi dengan kegiatan sederhana seperti bernyanyi bersama, berdoa, makan bersama, hingga berbagi cerita. Anak-anak panti tampak antusias dan penuh sukacita, bahkan beberapa di antaranya berebut untuk memeluk Raji.

Pengurus panti asuhan juga mengaku terharu dengan kepedulian Raji yang dinilai tulus dan jarang dimiliki anak muda seusianya.

“Dia datang bukan untuk mencari pujian. Dia datang dengan hati. Anak-anak di sini sangat senang setiap kali abang Raji datang,” ujar salah satu pengurus panti.

Di tengah maraknya konten hiburan di media sosial, Raji justru memilih memanfaatkan platform TikTok yang dimilikinya untuk menyebarkan pesan positif dan kepedulian sosial. Banyak pengikutnya mengaku terinspirasi oleh gaya hidup Raji yang sederhana namun penuh makna.

Baca Juga  Koperasi Desa Merah Putih Hutasoit I Capai Tahap Akhir Pembangunan

Bagi Raji, ulang tahun bukan sekadar tentang bertambahnya usia, tetapi juga tentang bagaimana hidup dapat menjadi berkat bagi orang lain.

“Jangan tanya akan apa yang kamu dapat, tapi tanyalah dulu dirimu sendiri apa yang sudah kamu perbuat,” ungkapnya.

Pesan tersebut menjadi penutup yang begitu menyentuh dalam perayaan ulang tahunnya.

Kisah Reinhard Raji Manurung menjadi bukti bahwa kebahagiaan tidak selalu lahir dari kemewahan. Di tengah keterbatasan yang dimilikinya, ia mampu menghadirkan kebahagiaan bagi banyak orang melalui ketulusan dan kepedulian.

Perayaan ulang tahun ke-23 itu bukan sekadar momen pribadi, melainkan pengingat bahwa nilai kemanusiaan, kasih sayang, dan rasa syukur jauh lebih berharga daripada kemewahan duniawi.

Senyum anak-anak Panti Asuhan Vita Dulcedo pada hari itu menjadi hadiah terindah bagi Raji, seorang pemuda yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk menjadi berkat bagi sesama. (SN14)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini