Pematangsiantar, Sinata.id – Aliansi Majelis Rakyat Berdaulat yang mengatasnamakan oposisi sipil menggelar aksi damai di sejumlah titik di Kota Pematangsiantar, Selasa (19/5/2026).
Aksi tersebut diawali dengan long march dari titik kumpul di Makam Pahlawan, Jalan Sangnawaluh, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Siantar Timur.
Massa kemudian bergerak menuju beberapa lokasi aksi, di antaranya Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari), Polres, DPRD, serta Kantor Wali Kota Pematangsiantar.
Dalam aksi tersebut, aliansi bersama elemen mahasiswa, organisasi kepemudaan, masyarakat sipil, dan warga Kota Pematangsiantar menyampaikan sejumlah tuntutan.
Salah satu tuntutan utama ialah mendesak DPRD Kota Pematangsiantar mengusut dugaan penyalahgunaan wewenang terkait pembelian lahan eks rumah singgah Covid-19.
Mereka juga meminta DPRD mengawal hasil panitia khusus (Pansus) hingga tuntas serta membongkar dugaan mark up dalam pengadaan lahan tersebut.

Selain itu, massa aksi menuntut DPRD menggunakan hak angket terhadap Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, terkait sejumlah persoalan yang dinilai belum terselesaikan.
Aliansi juga menyoroti realisasi program prioritas daerah yang dinilai belum berjalan optimal, seperti revitalisasi Pasar Horas, Stadion Sangnaualuh, peningkatan layanan RSUD dr Djasamen Saragih, pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tanjung Pinggir, pembangunan ring road, hingga optimalisasi Terminal Tanjung Pinggir.
Dalam tuntutannya, massa turut meminta aparat penegak hukum mengusut dugaan tindak pidana yang disebut berkaitan dengan mafia proyek, dugaan pencucian uang, serta dugaan korupsi di sejumlah instansi.
Massa aksi juga mendesak Kapolres AKBP Sah Udur Sitinjak menindaklanjuti kasus dugaan pemukulan dalam Musyawarah Daerah (Musda) KNPI dan menyoroti situasi keamanan serta peredaran narkoba di Kota Pematangsiantar.
Selama aksi berlangsung, petugas gabungan dari Polres Pematangsiantar dan Dinas Perhubungan melakukan pengawalan guna mengamankan arus lalu lintas di sepanjang rute long march massa aksi. (SN14)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini