Labuhanbatu Selatan, Sinata.id – Polres Labuhanbatu Selatan (Labusel) menggelar kompetisi seni mural bertajuk Bhayangkara Mural Cup 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara.
Kegiatan ini menjadi wadah ekspresi kreatif sekaligus ajang penjaringan bakat seni, khususnya di kalangan generasi muda.
Melalui lomba tersebut, Polres Labusel membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menuangkan ide kreatif dalam bentuk mural bernilai positif. Pendaftaran dibuka tanpa dipungut biaya, dengan masa registrasi dan pengumpulan karya berlangsung pada 19 hingga 24 Januari 2026.
Panitia menetapkan sejumlah ketentuan bagi peserta, di antaranya karya harus bersifat orisinal, mengandung pesan edukatif dan inspiratif, serta tidak bertentangan dengan norma hukum maupun nilai sosial yang berlaku di masyarakat.
Baca juga:Rico Waas Apresiasi KADIN Medan Ciptakan Kampung Warna-Warni
Sebagai bentuk apresiasi, Polres Labusel menyiapkan Piala Kapolres, hadiah uang pembinaan, dan sertifikat bagi para pemenang. Juara pertama akan memperoleh hadiah sebesar Rp3 juta, juara kedua Rp2 juta, dan juara ketiga Rp1 juta.
Kapolres Labusel, AKBP Aditya S.P. Sembiring, M.Si, menyampaikan bahwa lomba mural ini merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri kepada masyarakat melalui medium seni visual.
“Kompetisi ini kami rancang sebagai sarana penyaluran kreativitas positif, sekaligus memperindah lingkungan Polres dengan karya seni yang memiliki pesan membangun,” ujarnya, Kamis (22/1/2026).
Hasil penilaian dewan juri dijadwalkan diumumkan pada 26 Januari 2026 pukul 20.00 WIB. Karya mural terpilih akan diaplikasikan dan dipajang secara permanen di lingkungan Polres Labusel sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi peserta.
Bagi masyarakat yang berminat mengikuti ajang ini, informasi teknis pendaftaran dapat diperoleh dengan menghubungi panitia melalui Bripda Daniel Siboro atau Bripda Yoga sesuai dengan kontak resmi yang telah disediakan.
Melalui Bhayangkara Mural Cup 2026, Polres Labusel berharap dapat membangun sinergi positif dengan masyarakat serta menjadikan seni sebagai media edukasi dan ekspresi yang bermakna. (SN10)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini