Tapanuli Selatan, Sinata.id — Dukungan masyarakat terhadap capaian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel) di bawah kepemimpinan Bupati Gus Irawan Pasaribu terus menguat.
Hal ini terlihat di tengah proses pemulihan pascabencana yang melanda sebagian besar wilayah, namun pemerintah daerah dinilai tetap mampu menunjukkan kinerja yang positif.
Tokoh muda dari Kecamatan Angkola Barat, Khoirun Saleh Harahap, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Tapsel meraih posisi terbaik kedua se-Sumatera dalam penurunan angka kemiskinan serta percepatan penanganan stunting.
“Di tengah bencana yang melanda 14 dari 15 kecamatan, Tapsel masih mampu menjadi yang terbaik kedua dalam penurunan kemiskinan dan stunting se-Sumatera. Ini tentu layak diapresiasi,” ujarnya di Sitinjak, Selasa (28/4/2026).
Menurutnya, capaian tersebut bukan hal mudah. Bahkan daerah yang tidak terdampak bencana sekalipun belum tentu mampu mencatatkan hasil serupa.
Ia menjelaskan, persoalan kemiskinan merupakan isu klasik yang telah berlangsung lama, sementara stunting juga menjadi tantangan serius. Sekitar lima tahun lalu, Tapanuli Selatan bahkan tercatat sebagai daerah dengan prevalensi stunting tertinggi di Sumatera Utara.
“Capaian ini merupakan hasil dari program yang terintegrasi dan berkelanjutan. Pemerintah dan masyarakat bekerja sama untuk menghasilkan perubahan nyata,” katanya.
Khoirun yang aktif dalam pengembangan sektor pertanian di kawasan Batangtoru Raya juga menyampaikan apresiasi kepada bupati dan seluruh jajaran pemerintah daerah.
Ia menilai, di tengah fokus penanganan dampak bencana, pemerintah tetap konsisten memperhatikan sektor strategis lainnya, seperti pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
“Kita memiliki pemimpin yang peduli dan bekerja nyata. Ini harus terus kita dukung bersama,” tegasnya.
Sebelumnya, Pemkab Tapsel meraih penghargaan sebagai pemerintah daerah terbaik kedua tingkat kabupaten se-Pulau Sumatera dalam kategori penurunan kemiskinan dan percepatan penanganan stunting.
Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Hotel Wyndham OPI, Palembang, Sumatera Selatan, pada Sabtu (25/4/2026) malam.
Penghargaan itu diberikan atas komitmen pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan serta mempercepat penurunan stunting melalui program lintas sektor yang berkelanjutan.
Penilaian meliputi konvergensi program, capaian layanan dasar masyarakat, efektivitas intervensi hingga tingkat desa, serta laju penurunan kemiskinan dan stunting sebagai indikator keberhasilan di lapangan.
Atas capaian tersebut, Bupati Gus Irawan mewakili Pemkab Tapsel menerima sertifikat penghargaan serta dana apresiasi sebesar Rp2 miliar dari Kemendagri. (SN18)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini